3 Komika ini Layak Masuk Final SUCA 2, Apa Alasannya?

Dari 7 komika yang masih memiliki kesempatan ini, Liputan6.com mencoba memprediksi 3 nama yang akan mencapai final nanti.

Diterbitkan 02 September 2016, 18:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kompetisi lawakan tunggal yang digagas Indosiar, Stand Up Comedy Academy musim kedua (SUCA 2) hampir kelar. Kini, tersisa 7 komika yang memperebutkan gelar juara SUCA tahun ini. Terakhir, Coki Anwar, komika yang kental dengan image gahar tapi berhati cemen, gantung mic dari Grup 2 pada Kamis (1/9/2016) tadi malam.

Sejak memperkenalkan 42 komika yang siap bertarung pada show pertama di Welcoming SUCA 2 pada 24 Juli 2016 lalu, banyak nama yang langsung jadi favorit pemirsa. Beberapa nama juga langsung dijagokan para juri bakal menjuarai kompetisi ini. Sayang, beberapa nama tersebut sudah tersingkir karena ketatnya persaingan antar komika.

Dari 7 komika yang masih memiliki kesempatan ini, Liputan6.com mencoba memprediksi 3 nama yang akan mencapai final nanti. Siapa saja dan mengapa mereka layak ke final SUCA 2? Simak pembahasannya di sini.

Raim Laode (Wakatobi)

Tinggal 2 komika yang masih bertahan di Grup 1. Pertama, ada Wawan (Bekasi). Wawan masuk kategori komika yang punya banyak pengalaman di ranah stand up comedy. Ia bahkan juga sudah pernah main film layar lebar. Namun, mengingat final tahun lalu dimana Mas Cemen, Ephy, dan Musdalifah berasal dari jajaran komika baru yang melejit di panggung SUCA, SUCA 2 rasanya juga akan lebih bersahabat dengan finalis dari komika biasa yang bersinar sepanjang kompetisi ini berjalan.

Nama Raim Laode, mahasiswa Universitas Halu Oleo jurusan Pendidikan Sejarah asal Wakatobi boleh dibilang masuk kategori kedua. Sinar Raim, menurut salah satu juri; Ernest Prakasa, berkilau karena ia dianggap berlian yang baru ditemukan. Materi stand up-nya disebut jenius. Penampilannya pun selalu di atas rata-rata. Ditambah kemampuan berbahasa Inggrisnya yang cukup baik. Tak heran, sebab referensi Raim sendiri adalah stand up comedyan luar macam Kevin Hart dan Chris Rock.

Dengan pertimbangan di atas, Raim rasanya layak menjadi salah satu komika yang mampu sampai ke final. Jika pun gagal di final nanti, Raim tak lantas harus kecewa. Nama pemuda kelahiran 28 April 1994 ini pastinya bakal diperhitungkan di ranah stand up comedy Indonesia dan menjadi komika dengan masa depan cerah. Kita tunggu saja.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

  Jangan lupa malam ini nonton Raim Laode di Indosiar Suca2. Saya mau km jd bagian dr perjalanan besar ini. Silahkan shere dan comen di @indosiarid sebnyak2nya A photo posted by La Ode Raimudin (@raimlaode) on Aug 22, 2016 at 12:58am PDT  

Halaman
Show All
Puji Astuti HPS, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan