6 Adegan Kontroversial di Film Anak Disney

Beberapa adegan dalam film anak Disney yang menimbulkan kontroversi bagi penonton. Apa sajakah itu?

Diterbitkan 28 April 2016, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Disney seolah mewujudkan mimpi anak-anak menjadi sebuah visual dengan karakter dan film yang dibuatnya. Kehadiran sang anak `nakal` tapi baik hati, Peter Pan, serta petualangan ke dunia khayalan bersama Alice in the Wonderland.

Baca Juga

  • 10 Fakta Mengerikan Tentang Princess Disney
  • 4 Alasan Princess Disney Tak Cocok Jadi Tontonan Anak-anak
  • 10 Artis Hollywood dengan Bokong Seksi

Film Disney biasanya menampilkan keindahan yang membuai, dengan jalan cerita yang memang dibuat khusus untuk anak-anak. Selain itu, Disney juga memberikan pelajaran lewat filmnya.

Namun tak banyak yang mengetahui film anak-anak Disney ternyata juga menuai kritik. Beberapa adegan yang di dalamnya rupanya penuh dengan hal yang tak pantas ditonton anak-anak.

Secara tak sadar, adegan ini ditonton anak-anak, dikhawatirkan tertanam di dalam pikiran mereka. Apa sajakah adegan itu?

Alice Through the Looking Glass

Dumbo

Dumbo (1941)

Burung gagak dalam film Dumbo, si gajah imut memang membuat penonton masa kini merasa heran. Di film itu, Disney memberikan stereotipe tentang orang Negro, menggambarkan rasis.

Di sebuah adegan menceritakan, Dumbo bertemu dengan sekelompok burung gagal. Mereka digambarkan sangat miskin, hanya menghisap cerutu.

Kemunculan sekelompok burung gagak dalam film Dumbo yang dianggap menyimpan adegan rasis.

Seekor burung gagak bernama Jim Crow memimpin kelompoknya dengan sangat tegas. Burung gagak lainnya mematuhi pemimpinnya. Lebih parah lagi, cara bicara dan bahasa tubuh gagak-gagak itu seolah mewakili kaum kulit hitam pada saat itu.

Sejarawan C. Vann Woodward dalam Stolaf.edu menuliskan, "Jim Crow tampak seperti gambaran akan Negro yang tersesat di sebuah negara asing. Selain itu, Jim Crow merupakan penampilan dari seorang artis yang melukis wajahnya dengan cat hitam, melakukan mimik dan gerakan yang dilakukan orang kulit hitam di tahun 1880-an. Sejak itu, cara paling ampuh menghina Negro dengan menyebut Jim Crow."

>Jim Crow

Kelompok burung gagak itu seolah tak memiliki hak mengeluarkan pendapat karena terlalau penurut. Tampaknya Disney menggambarkan posisi warga kulit hitam yang diperlakukan sebagai budak oleh orang kulit putih, dianggap superior di Amerika.

Alice in Wonderland

Alice in Wonderland (1951)

Alice in Wonderland merupakan salah satu film tersukses Disney yang dibuat 1951, masih terkenal hingga saat ini. Menceritakan tentang Alice, seorang gadis kecil yang lincah mengejar seekor kelinci putih.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Alice pun terperosok ke sebuah lubang aneh, membawanya ke dunia asing dengan makhluk aneh, termasuk kucing yang tersenyum lebar dengan giginya. Alice in Wondeland memang memberikan anak-anak tontonan penuh imajinasi. Sayangnya, ada sebuah adegan yang dianggap tak pantas dilihat anak-anak karena menggambarkan penggunaan obat-oabatan terlarang. Di film itu, Alice bertemu dengan ulat bulu besar. Rupanya ulat bulu itu tengah memegang sebuah pipa. Selain itu, adegan saat Alice tengah menyusut dianggap memperlihatkan penggunaan narkoba. Alice harus memakan jamur yang membuatnya pusing. Bahkan, karakter Mad Hatter tampak seperti orang yang tengah `melayang` akibat obat-obatan terlarang. Alice pun dianggap membawa dampak negatif bagi anak-anak yang menontonnya.

Halaman
Show All
Desika Pemita, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan