KALEIDOSKOP 2015: 10 Pesinetron Paling Ngetop (Bag. 2)

Kami memilih 10 nama berikut sebagai Pesinetron Paling Ngetop tahun ini. Siapa saja? Ini tulisan bagian kedua.

Diterbitkan 28 Desember 2015, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Catatan Hati Seorang Istri mempercayakan peran Helena Karin alias Hello Kitty pada gadis Aceh ini. Peran ini begitu dibenci ibu-ibu se-Indonesia. Chika sukses membuat gemas dengan akting piciknya. Berkat Hello Kitty, ia bahkan menerima award khusus sebagai Karakter Sinetron Tersilet di Silet Awards 2014. Lepas dari CHSI, awal 2015 ini Chika langsung bergabung di 7 Manusia Harimau. Keikut-sertaannya ini membawa berkah rating tinggi. Syahdan, Chika dianggap sebagai rating maker. Hal sama yang terjadi di sinetron terbarunya, Anak Jalanan.

Mat Drajat

Preman Pensiun mendapat rating cukup tinggi selama penayangannya di RCTI tahun ini. Hingga bahkan di rerun berkali-kali, masyarakat tak bosan memirsanya. Sinetron ini dibahas terus juga bukan karena pemeran utamanya telah wafat di pertengahan syuting.

Adalah Mat Drajat yang mendapat atensi lebih. Berkat peran si Komar, preman menakutkan yang malah tak berkutik pada istrinya ini, Mat Drajat beroleh penghargaan FFB 2015 untuk nominasi Pemeran Pria Sinetron Serial Terpuji. Jargonnya di sinetron ini menempel kuat pada setiap penonton. "Iya, Bebeb..", terdengar menjijikan sekaligus lucu. Ya, cuma Mat Drajat yang bisa membuat karakter Kang Komar, preman garang tapi lebay ini begitu hidup.

Shaheer Sheikh

Pesona bintang Mahabharata ini tak lekas habis meski serialnya telah usai tahun lalu. Sang Arjuna dari India melengkapi karirnya di dunia hiburan tanah air tak sekedar sebagai bintang tamu acara-acara reality show. Shaheer Sheikh main sinetron!

Debut aktingnya di Cinta di Langit Taj Mahal sebagai Raihan tak mengecewakan, bahkan diperhitungkan hingga masuk nominasi Pemeran Pria Sinetron Serial Terpuji di FFB 2015.

Nama Shaheer pun tak melulu diberitakan karena hubungannya dengan pedangdut Ayu Ting Ting. Ia digilai masyarakat berkat sikapnya yang santun, persis seperti prediksi sebelum tiba di tanah air akhir tahun lalu.

Stefan William

Menjelang akhir tahun disaat karir Aliando mulai surut, nama Stefan William kembali naik daun. Anak Jalanan yang dibawanya ke puncak rating selama hampir 2 bulan sejak tayang awal Oktober lalu, menjadi berkah momentum kedua yang tak terkira.

Stefan butuh 5 tahun untuk kembali dilirik. Waktu panjang yang dibayar mahal. Selama 5 tahun, ia memang tak kehilangan penggemar, tetap main dibanyak sinetron dan laris berakting di banyak film. Tapi semua dilakukan hanya sekedar bekerja. Stefan terlihat belum memiliki passion. Hingga peran Boy jatuh ke tangannya. Ia tak hanya mampu lepas dari predikat "si one-hit" dari Arti Sahabat. Tapi juga menjelma jadi bintang yang kembali menemukan sinarnya. (Puj/Ade)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Puji Astuti HPS, Ade IrwansyahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan