Sukses

Negeri Van Oranje, Berebut Cinta di Balik Keindahan Belanda-Praha

Liputan6.com, Jakarta Persahabatan dengan bumbu intrik percintaan sebenarnya bukan tema baru di dunia film. Tapi, bukan berarti film Negeri Van Oranje (NVO) lantas menjadi karya yang membosankan.

Sang sutradara, Endri Pelita, berhasil memoles chemistry kelima bintang utama dengan visualisasi yang memanjakan mata. NVO dibuka ketika Lintang (diperankan Tatjana Saphira) berada di detik-detik paling sakral dalam hidupnya; pernikahan. Sejenak sebelum menapaki pelaminan, Lintang kembali mengingat perjalanan hidup serta cintanya.

Salah satu adegan di film Negeri Van Oranje.

Memori Lintang melayang ketika ia kuliah S2 di Belanda. Di Negeri Kincir Angin itu, Lintang bersahabat dengan Wicak (Abimana Aryasatya), Geri (Chicco Jerikho), Banjar (Arifin Putra), juga Daus (Ge Pamungkas). Mereka berlima akrab lantaran persamaan nasib; hidup di negeri orang dan menuntut ilmu.

Biar makin akrab, kelimanya lantas membuat chat confrence rutin saban minggu. Kalau ada waktu luang pun, mereka membuat agenda untuk menelusuri Belanda lebih dalam. Nah, ini dia intriknya. Persahabatan dan cinta kadang menjadi elegi. Begitu pula dalam benak lima pelajar Indonesia ini.

Poster film Negeri Van Oranje

Lintang bagaikan pisau bermata dua. Kecantikannya bikin para cowok tampan tadi kepincut. Namun, bila berusaha memiliki, persahabatan yang jadi taruhan. Di sini, Endri berusaha memberi penekanan kepada penonton soal arti persahabatan. Pantaskah sahabat digadaikan demi cinta? Atau cinta harus mengalah demi sahabat?

Intrik cinta ini dibalut dengan keindahan visual dari kota-kota di Belanda. Di poin ini, Negeri Van Oranje sukses membuat penulis 'mupeng' dan jadi kepingin ke Belanda. Dalam sebuah kesempatan, Ge Pamungkas yang rajin melawak, pernah berujar penuh makna.

"Jangan nonton film ini dengan keluarga atau pacar, tapi tontonlah dengan sahabat. Biar kalian sadar arti penting orang di samping kalian," kata Ge. (Jul/fei)