Arie Kriting Kesal Pemerintah Pinggirkan Papua

Arie mengaku jika di Papua sana banyak kejadian yang tak terjangkau pemerintah dan media.

Diterbitkan 12 Desember 2015, 00:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Papua berduka, namun tak banyak yang mengetahuinya. Daerah timur di Indonesia ini, tepatnya di kabupaten Nduga, Papua sedang melanda wabah yang hingga kini masih belum terdeteksi asal muasal wabah yang sudah menelan puluhan korban meninggal.

Kejadian ini sangat disesalkan oleh komika Arie Kriting. Yang lebih membuat Arie kesal, kejadian ini tidak terekspos oleh media. Meski Arie dapat memahami keadaan tersebut.

"Di sini anak artis lahir saja diberitakan dari pagi hingga malam. Di sana (Papua), puluhan bayi meninggal tak ada beritanya," kata Arie Kriting kepada Liputan6.com di Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (11/12/2015).

Arie Kriting sesalkan bencana di Papua

"Saya mengerti nggak ada berita tentang di sana (Papua). Mungkin sulit sekali datang ke sana (pegunungan Papua), akses juga sangat sulit. Tapi masalahnya ini sudah satu bulan," lanjut Arie.

Pun begitu, Arie tetap berharap Presiden Jokowi lebih serius dalam menanggapi hal-hal seperti ini.

"Masalahnya adalah ini berkaitan dengan jiwa manusia. Coba saja dua atau tiga orang meninggalnya di dekat Jakarta, seperti Depok, mungkin pemerintah akan lebih tanggap," terang Arie.

Sebagai pria yang terlahir di Papua, banyak keluhan yang Arie sampaikan kepada Liputan6.com. Namun semua itu hanya keluhan saja, dia bukan seorang dokter yang bisa mendeteksi wabah dan menyembuhkan anak-anak yang terkena wabah tersebut.

Laudya Cynthia Bella dan Arie Kriting di lokasi syuting film Aisyah Biarkan Kami Bersaudara. Foto: Instagram (@hamdhanikoestoro)

"Wabahnya hanya menyerang anak-anak di bawah dua tahun. Darah mereka menghitam. Tak banyak yang bisa saya lakukan, hanya menyebarkan di media sosial saja, biar banyak orang yang tahu," pungkas Arie Kriting.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Sinopsis Vidio Original Series Jakarta Undercover: Members Only, Tampilkan Sisi Lain Jakarta

Fachrur Rozie, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan