Mengenal 3 Komentator D'Academy Asia dari Negeri Tetangga

Ada 3 komentator dari negeri tetangga di D'Academy Asia. Yuk, mengenal mereka lebih dekat.

Diterbitkan 04 Desember 2015, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tapi, jangan salah. Meski kerap ngomel-ngomel tak jelas, Mami juga sangat suka tertawa hingga terbahak-bahak. Soimah paling sering membuatnya ngakak. Dan saat dia tertawa, kita pun jadi ikutan ngikik.

Fakhrul Razi

Fakhrul Razi

Komentator kedua yaitu Fakhrul Razi. Lajang asal Brunei ini memiliki wajah manis dan sikapnya sangat kalem. Hal unik dari Fakhrul selama gelaran D'Academy Asia yang paling mencolok adalah ia selalu mengucap salam sebelum memulai komentar. Menariknya, di akhir komentar, Fakhrul mengucapkan salam seperti layaknya Da'i selesai berdakwah. Ucapan "Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh", tak pernah absen ia lafadzkan.

Hal lucu lain dari Fakhrul yang membuat kita tersenyum adalah digosipkannya ia dengan Rina Nose. Kita mafhum, jika selalu ada gimmick untuk acara talent show. Tak hanya dari peserta, tapi host dan komentatorpun kena getahnya.

Mengingat sebelumnya Rina pernah "menjalin hubungan" dengan kerabat dari Reza, salah satu kontestan D'Academy season 2, maka ketika kali ini dirinya disandingkan dengan Fakhrul, kita pun ikut senang. Syukur-syukur kalau jodoh benaran, ya.

Rosalina Musa

Rosalina Musa

Terakhir dari negeri Singa, kita melihat seorang wanita cantik yang sangat anggun tapi juga charming. Rosalina Musa namanya. Kita mendengar semuanya memanggil dengan sebutan "Kak Ros", seolah ia Kak Ros dari serial Upin Ipin. Kak Ros punya tipikal suara kecil tapi kuat. Cara bicaranya unik didengar. Kak Ros selalu mengapresiasi semua penampilan peserta dengan wajah sumringah. Ia sangat segan mengkritik peserta. Bisa dibilang, ia adalah Ibu Peri di D'Academy Asia ini.

Ada kejadian lucu saat awal acara ini dimulai. Bang Ipul membawa jengkol balado yang terlihat menggoda selera. Mas Idayu dan Fakhrul antusias mencicipi makanan yang terkenal dengan aromanya yang khas tersebut. Tapi begitu Kak Ros diminta ikut memakannya, ia dengan hati-hati menggigit ujung jengkol sedikit saja. Setelahnya langsung dikeluarkan lagi. Ternyata dia tak doyan jengkol. Hihihi.

Di luar itu semua, 3 komentator dari negeri seberang ini sangat cepat beradaptasi dengan 6 komentator dari Indonesia lainnya. Celetukan komentator kita begitu cepat diserap mereka. Tak jarang, mereka menimpali ledekan atau celaan dari komentator lain ataupun dari host. Namun, pendapat dan masukan mereka pada setiap penampilan peserta juga tetap berbobot.

Dari 3 nama di atas, adakah yang anda sukai dan selalu nantikan komentar atau tingkahnya di D'Academy Asia? (Puj/Ade)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Puji Astuti HPS, Ade IrwansyahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan