Tentang Akhir Game of Thrones Season 5 dan Nasib Jon Snow

Banyak kejutan yang terjadi di episode akhir Game of Thrones season 5. Kami mengulasnya. SPOILER ALERT!

Diterbitkan 15 Juni 2015, 22:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Gwendoline Christie, bintang Game of Thrones dan Star Wars Force Awakens.

Kematian ketiga yang dianggap paling kejam melibatkan Myrcella Baratheon (Nell Tiger Free). Terikat untuk perjalanan kembali dari Dorne ke King's Landing dengan 'paman' sekaligus ayah haramnya, Jaime Lannister (Nikolaj Coster-Waldau), Myrcella menerima perpisahan sayang dari Ellaria Sand (Indira Varma) yang dipenuhi rasa dendam. Itu adalah ciuman fatal, dari lipstik Ellaria yang telah diracuni.

Episode final ini dianggap sebagai kisah paling berdarah di sepanjang serial Game of Thrones. Dikarenakan, ada tiga karakter dari 'House' utama yang 'sekarat'. "Ini tidak seperti final lain yang mereka punya, karena begitu banyak hal yang berjalan," kata Nutter.

Tapi Nutter sempat berujar, "Serial ini tidak pernah benar untuknya sendiri. Jika kalian melangkah ke dunia kami dari awal, ada pemenggalan kepala seorang anak muda. Orang-orang sering mati," katanya.

Dalam Game of Thrones, beberapa negara mengidolakan karakter antagonis seperti Joffrey dan Cersei.

Dengan banyaknya tubuh tanpa jiwa bertebaran, Game of Thrones menjadi serial yang banyak mengucapkan selamat tinggal pada para bintangnya. Nutter mengatakan banyak kesempatan untuk bersedih, bahkan ketika para penjahat mati. "Tidak ada putaran kemenangan atau sesuatu yang sealamiah itu," katanya.

Adegan cukup aneh nan menyebalkan ternyata datang dari Cersei Lannister (Lena Headey). Nasibnya yang seolah bakal tamat di pertengahan musim kelima, ternyata mendapat pengampunan yang 'mengharukan' di episode ini.

Lanjut ke halaman berikutnya >>

Teori Nasib Jon Snow Setelah Musim 5

Teori Nasib Jon Snow

Perihal adegan tewasnya Jon Snow, sebelumnya banyak fans meyakini kalaupun ada momen tewasnya sang ksatria, maka ada kesempatan baginya untuk hidup. Padahal, di dalam novel terbaru berjudul A Dance with Dragons yang rilis 2011, ia pun mengalami nasib serupa.

Namun, pada 2011 Entertainment Weekly bertanya pada penulis, "Kenapa kau membunuh Jon Snow?" Martin pun menjawab "Oh, kalian berpikir dia sudah mati, kan?" Kemudian ia ditanya lagi apakah Jon sudah tewas atau akan bertahan. Martin pun menanggapi dengan tertawa, "Saya tidak akan mengomentari itu."

Huffington Post sempat menampung berbagai spekulasi mengenai nasib Jon Snow. Ada yang menganggap Jon masih hidup di musim keenam, bahkan tak sedikit juga yang percaya jiwanya akan masuk ke dalam serigala peliharaannya, Ghost.

Teori menarik adalah dibangkitkannya jiwa Jon dari kematian ke jasad aslinya oleh penasihat Stannis, Melisandre atau oleh adiknya Bran, Bloodraven, serta karakter baru Lady Stoneheart. Uniknya, ada juga yang beranggapan Jon bakal bangkit dengan kekuatan api dengan darah Targaryen, sehingga White Walker pun tentunya akan binasa secara mudah.

Gambaran korban White Walker di Game of Thrones

Tak sedikit juga yang percaya Jon akan menjadi White Walker dan bahkan memimpin ras paling menakutkan itu dalam kisah ini. Sehingga, klimaksnya pun Jon akan bertarung melawan Daenerys dan para naganya dengan alasan yang tepat.

Lantas, bagaimana dengan nasib Kit Harington sendiri? Apakah ia benar-benar sudah tak terlibat lagi dengan Game of Thrones?

Berbicara dengan Huffington Post awal bulan ini, ketika ditanya kapan ia akan kembali untuk mengatur untuk syuting musim keenam, sang aktor menjawab, "Kalau saya mulai syuting Game of Thrones. Saya tidak bisa mengatakannya jika itu dilakukan."

Game of Thrones, HBO.

Menurut negosiasi kontrak yang bocor oleh laman The Hollywood Reporter tahun lalu, Harington adalah salah satu dari segelintir aktor yang dikabarkan menandatangani perjanjian untuk musim keenam. Ia juga dikatakan memiliki negosiasi ulang untuk musim ketujuh.

Dari sekian banyak teori yang beredar, tentunya teori dihidupkannya Jon Snow oleh sebuah mantra seperti halnya pemimpin Brotherhood Without Banners, Beric Dondarrion di musim ketiga. Jika adegan ini yang dipakai, maka Lady Stoneheart diperkirakan bakal muncul untuk pertama kali.

Meskipun beredar banyak teori mengenai nasib Jon Snow,  namun kita hanya bisa menyaksikannya secara aktual lewat musim keenam yang akan datang. (Rul/Ade)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Ade IrwansyahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan