Sukses

Lama Sakit Diabetes, Mara Karma Meninggal Dunia

Liputan6.com, Bekasi Kabar duka datang dari dunia musik dangdut Tanah Air. Salah seorang maestro dangdut Indonesia, Mara Karma meninggal dunia dalam usia 63 tahun, di Rumah Sakit Hermina, Bekasi, Rabu (6/5/2015) pukul 18.00 WIB.

Kabar tersebut muncul dari pesan singkat yang datang ke Liputan6.com. "Innalillahi wa inna ilaihi roji'un.. telah berpulang ke rahmatullah, musisi,artis dangdut senior H.Mara Karma hari rabu pukul 18.00.di rumah sakit hermina bekasi Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT,aamiin ya robbal allamiin.. Wassalam," tulis pesan tersebut.

Ucapan bela sungkawa pun langsung bermunculan melalui akun media sosial. Salah satunya pedangdut Kristina. Melalui akun Twitternya, Kristina berkicau mengenai meninggalnya Mara Karma. "Selamat Jalan Bang MARA KARMA Musisi Dangdut Senior,salahsatu Arranger musik dangdut terbaik, Semoga Khusnul Khotimah,amiin," kata Kristina melalui akun @KristinaDangdut.

Hingga berita ini diunggah, belum ada komentar dari orang terdekat Mara Karma. Namun selama ini diketahui kalau pedangdut yang penampilannya seperti Rhoma Irama itu mengidap penyakit diabetes.

Sekedar mengingatkan, nama Mara Karma mewarnai musik dangdut di awal era 80-an. Mara termasuk pesaing Soneta Group yang dibangun Rhoma Irama. Ia membuat grup musik bernama Kharisma dan salah satu lagu ciptaannya yang terkenal berjudul Resesi Dunia.

Selain berkarya, Mara juga menjadi arranger di album pedangdut di eranya seperti Itje Trisnawaty, Mirnawaty, Irma Erviana, dan Ida Zubaeda. Selain itu, Mara Karma juga berkolabrasi dengan penyanyi Liliek MS, Nano Romanza atau Iin Batara. (fei)