FFI 2004, Kebangkitan Film Nasional

FESTIVAL Film Indonesia (FFI) digelar di Gedung Rama dan Shinta, Dunia Fantasi, Ancol, Jakarta Utara, setelah selama 12 tahun vakum. Ajang yang digelar Sabtu pekan silam itu dianggap sejumlah pengamat film sebagai kebangkitan film di Tanah Air. Penghargaan Film terbaik dalam FFI 2004 diraih film berjudul <i>Arisan</i>. Film garapan sutradara Nia Dinata ini menyisihkan nomine lainnya, yakni <i>Eliana Eliana, Ada Apa Dengan Cinta (AADC), Marsinah</i>, dan <i>Mengejar Matahari</i>. Sedangkan Pia...

Diterbitkan 13 Desember 2004, 15:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • FFI 2004 kembali digelar di Ancol setelah 12 tahun vakum.
  • Film Arisan dinobatkan sebagai Film Terbaik FFI 2004.
  • Tora Sudiro dan Dian Sastrowardoyo meraih penghargaan Aktor dan Aktris Terbaik.

FESTIVAL Film Indonesia (FFI) digelar di Gedung Rama dan Shinta, Dunia Fantasi, Ancol, Jakarta Utara, setelah selama 12 tahun vakum. Ajang yang digelar Sabtu pekan silam itu dianggap sejumlah pengamat film sebagai kebangkitan film di Tanah Air. Penghargaan Film terbaik dalam FFI 2004 diraih film berjudul Arisan. Film garapan sutradara Nia Dinata ini menyisihkan nomine lainnya, yakni Eliana Eliana, Ada Apa Dengan Cinta (AADC), Marsinah, dan Mengejar Matahari. Sedangkan Piala Citra untuk Sutradara terbaik diraih Rudi Sudjarwo dengan karyanya Mengejar Matahari. Pemeran Arisan, Tora Sudiro, juga meraih Citra setelah mengalahkan nomine lainnya seperti Wingky Wiryawan (Mengejar Matahari), Derby Romero (Petualangan Sherina), dan Nicholas Saputra (AADC). Penghargaan Aktris Terbaik diraih Dian Sastrowardoyo. Akting Dian dalam AADC sukses mengalahkan gurunya Christine Hakim (Pasir Berbisik), serta Jajang C. Noer dan Rachel Maryam yang sama-sama bermain dalam Eliana Eliana.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Courteney Cox Putus dari Johnny McDaid Usai 10 Tahun Pacaran

SEO KLYTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan