Park Bom 2NE1 Gunakan Narkoba untuk Pengobatan

Pihak YG entertainment akhirnya memberikan pernyataan jika Park Bom `2NE1` menggunakan narkoba untuk pengobatan.

Diterbitkan 01 Juli 2014, 17:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Park Bom terlibat skandal penyelundupan 82 pil amfetamin dari AS pada 2010.
  • Amfetamin digunakan Park Bom untuk pengobatan depresi akibat trauma kehilangan teman.
  • Kasus ditutup setelah rekam medis diserahkan, Park Bom dinyatakan bersih dari tuduhan.

Liputan6.com, Seoul Park Bom `2NE1` tengah terlibat sebuah skandal. Idola yang terkenal dengan sosok seperti boneka Barbie itu disebut terlibat melakukan penyelundupan narkoba 2010 silam.

Pihak YG menggelar pertemuan darurat untuk membahas masalah Park Bom yang sebenarnya dinilai basi. Park Bom berusaha menyelundupkan 82 pil amfetamin ke Korea Selatan, Oktober 2010 silam. Obat terlarang tersebut dikabarkan berhasil didapatkan Park Bom dari Amerika Serikat yang ia kirimkan melalui udara.

Yang Hyun Suk--sutrdara eksekutif YG--mengungkapkan, Park Bom melakukan pengobatan dengan amfetamin. Semua itu terpaksa dilakukan Park Bom karena trauma yang dialaminya.

 

 

"Penggemar sudah mengetahui jika Park Bom sebelumnya tinggal di Amerika Serikat untuk waktu yang cukup lama. Sebelum debut bersama 2NE1, Park Bom memiliki impian untuk menjadi pemain bola wanita. Sayangnya, impiannya itu gagal setelah ia kehilangan teman dekatnya yang meninggal dalam pertandingan bola," ujar Yang Hyun Suk, dilansir dari HelloKPop, Selasa (1/7/2014).

Namun Park Bom kehilangan teman dekatnya sehingga membutanya merasa depresi. Park Bom pun harus mengkonsumsi amfetamin di bawah pengawasan dokter dari rumah sakit ternama di Amerika Serikat.

"Park Bom masih melakukan pengobatan itu hingga empat tahun lalu. Park Bom tak mengetahui jika mengirimkan amfetamin dari Amerika Serikat adalah perbuatan ilegal. Ia pun terganjal dengan masalah hukum di sini (Korea Selatan) yang melarang amfetamin digunakan sebagai obat."

Park Bom bebas setelah memberikan data rekam medis dirinya ke pihak berwajib. Akhirnya Park Bom pun melakukan pengobatan berdasarkan rekomendasi dari rumah sakit di universitas ternama di Korea Selatan.

"Kasus itu ditutup setelah kami memberikan laporan data rekam medis milik Park Bom ke pihak berwajib. Park Bom dinilai bersih dari keterlibatan penyelundupan narkoba."(Des/Fei)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Potret Pernikahan Rafi Pangestu Anak Annisa Trihapsari

Desika Pemita, Ferry NoviandiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan