WIKA Bangun Jalan di KIPP IKN, Nilai Kontrak Sentuh Rp 1,91 Triliun

Nilai kontrak proyek pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif dan Kawasan Pendukung Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN mencapai Rp 1,91 triliun.

Diterbitkan 14 November 2025, 16:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) kembali dipercaya untuk berkontribusi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui proyek Pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif dan Kawasan Pendukung Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dengan nilai kontrak mencapai Rp 1,91 triliun.

Proyek yang dikelola oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) ini menjadi bagian penting dalam pengembangan infrastruktur dasar kawasan pemerintahan baru. Dalam pelaksanaannya, WIKA berperan sebagai mitra strategis yang membangun konektivitas dan fasilitas pendukung utama bagi aktivitas pemerintahan di IKN.

Ruang lingkup pekerjaan mencakup pembangunan jalan dan Multi Utility Tunnel (MUT) sepanjang 6,418 kilometer, yang meliputi pekerjaan tanah, perkerasan jalan, jembatan pelengkung, jalur pedestrian dan pesepeda, serta instalasi mekanikal dan elektrikal. Proyek ini dimulai pada 31 Oktober 2025 dan dijadwalkan selesai dalam waktu 793 hari kalender.

Melalui proyek ini, WIKA menegaskan komitmennya untuk menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mendukung konsep kota hijau dan berkelanjutan sebagaimana visi utama pembangunan IKN.

Pembangunan jalan dan kawasan pendukung tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, efisiensi mobilitas, serta menunjang pelayanan pemerintahan di kawasan inti.

“Sebagai mitra pemerintah, WIKA terus berinovasi menghadirkan infrastruktur yang kokoh, berkelanjutan, dan selaras dengan semangat transformasi IKN menuju kota masa depan,” ujar Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito (BW), dikutip, Jumat (14/11/2025).

 

Kualitas dan Efisiensi Proyek

Untuk memastikan kualitas dan efisiensi proyek, WIKA akan menerapkan teknologi Building Information Modeling (BIM) yang memungkinkan pengawasan konstruksi secara real-time serta peningkatan akurasi desain. 

Selain itu, program transformasi internal perusahaan juga dioptimalkan untuk menjaga produktivitas, keselamatan kerja, dan mutu hasil pembangunan.

Proyek ini menjadi langkah strategis bagi WIKA dalam memperkuat perannya sebagai mitra utama pemerintah dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara serta wujud nyata kontribusi BUMN konstruksi terhadap pengembangan infrastruktur modern di Indonesia.