Mayora Kantongi Laba Rp 1,84 Triliun hingga September 2025

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) catat penjualan naik 5,9% dan laba turun 8,2% hingga September 2025.

Diterbitkan 09 November 2025, 18:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatat penurunan penjualan dan laba dari Januari-September 2025.

Mengutip laporan keuangan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (9/11/2025), PT Mayora Indah Tbk (MYOR) meraup penjualan Rp 27,15 triliun hingga September 2025. Penjualan tersebut turun 5,92% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 25,6 triliun.

Beban pokok penjualan naik 5,9% menjadi Rp 21,39 triliun hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 19,52 triliun. Laba kotor perseroan turun 5,7% menjadi Rp 5,78 triliun hingga kuartal III 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 6,11 triliun.

Beban usaha perseroan tercatat Rp 3,37 triliun hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,38 triliun. Laba usaha susut 12,72% menjadi Rp 2,38 triliun dari September 2024 sebesar Rp 2,73 triliun. Perseroan mencatat laba sebelum pajak merosot 9,1% menjadi Rp 2,35 triliun hingga periode sama tahun sebelumnya Rp 2,59 triliun.

Seiring hal itu, perseroan mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk merosot 8,2% menjadi Rp 1,84 triliun hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,01 triliun. Perseroan mencatat laba per saham sebesar Rp 83 hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 90.

Perseroan mencatat ekuitas naik menjadi Rp 17,59 triliun hingga September dari Desember 2024 sebesar Rp 17,10 triliun. Liabilitas perseroan naik menjadi Rp 13,12 triliun hingga September 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 12,6 triliun. Aset perseroan mencatat kenaikan menjadi Rp 30,7 triliun hingga September 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 29,7 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas menjadi Rp 4,49 triliun hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 4,6 triliun.

Kinerja Semester I 2025

Sebelumnya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) membukukan kinerja keuangan beragam hingga semester I 2025. Hingga Juni 2025, Perseroan mencatat pertumbuhan penjualan bersih tetapi laba melemah.

Mengutip laporan keuangan  yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (3/8/2025), PT Mayora Indah Tbk mencatat penjualan bersih Rp 17,79 triliun hingga Juni 2025. Penjualan Perseroan naik 9,69% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 16,22 triliun.

Beban pokok penjualan Rp 14,01 triliun hingga semester I 2025, atau naik 16,51% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 12,03 triliun. Dengan demikian, Mayora meraup laba kotor Rp 3,77 trilun hingga Juni 2025. Laba kotor susut 9,86% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 4,19 trliun.

Aset MYOR

Beban usaha bertambah menjadi Rp 2,23 triliun hingga semester I 2025 dari semester I 2024 sebesar Rp 2,18 triliun. Laba usaha pun susut 23,45% menjadi Rp 1,53 triliun hingga Juni 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2 triliun.

Seiring hal itu laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk susut 32,08% menjadi Rp 1,16 triliun dari semester I 2024 sebesar Rp 1,71 triliun. Perseroan mencatat laba per saham Rp 52 per saham dari sebelumnya Rp 77 per saham.

Ekuitas Perseroan turun menjadi Rp 16,92 triliun hingga 30 Juni 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 17,10 triliun. Liabilitas bertambah menjadi Rp 13,31 triliun hingga semester I 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 12,62 triliun. Aset Perseroan naik menjadi Rp 30,23 triliun dari Desember 2024 sebesar Rp 29,72 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 5,18 triliun.

Â