Sukses

Melihat Laju Saham Produsen Coklat Schoko Jelang Valentine 2023

Coklat identik dengan Hari Valentine lantaran menjadi salah satu kado yang sering diberikan kepada orang terkasih. Lalu bagaimana laju saham produsen coklat Schoko?

Liputan6.com, Jakarta - Memasuki Februari, biasanya identik dengan Valentine Day atau Hari Valentine. Momen tersebut biasanya disebut Hari Kasih Sayang dirayakan setiap 14 Februari.

Pada saat Valentine Day atau Hari Valentine, biasanya orang-orang membagikan kasih sayang salah satunya dengan memberi bunga atau cokelat. Lantas, bagaimana pergerakan harga saham produsen coklat?

Mengutip data RTI, harga saham emiten produsen cokelat, PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) berada di level Rp 226 per saham atau koreksi 0,88 persen pada penutupan perdagangan Kamis, 2 Februari 2023. 

Harga saham COCO berada di level tertinggi Rp 232 per saham dan terendah Rp 226 per saham. Total frekuensi perdagangan 20 kali dengan volume perdagangan 12,10 ribu saham. Nilai transaksi harian Rp 2,76 juta. Saham COCO terpantau mengalami koreksi 1,74 persen. Saham COCO berada di level tertinggi Rp 244 dan terendah Rp 226 per saham sepekan terakhir.

Setali tiga uang, secara year to date, harga saham COCO ambles 15,67 persen. Saham COCO juga berada di level tertinggi Rp 270 dan terendah Rp 200 per saham. 

Wahana Interfood Nusantara mencatatkan kenaikan penjualan neto sebesar 34,29 persen menjadi Rp 211,56 miliar per kuartal III 2022. Pada periode yang sama, laba bersih tahun berjalan COCO ikut tumbuh 10,31 persen menjadi Rp 4,6 miliar.

Mengutip laman resminya, Wahana Interfood Nusantara memproduksi kakao bubuk, kovertur, compound, selai dan isian, dan minuman cokelat bubuk.

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk, salah satu perusahaan kakao dan cokelat premium, mengolah kakao dan cokelat berkualitas tinggi dari biji kakao hingga menjadi produk akhir.

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk berdiri pada 2006, dan menjadi PT Wahana Interfood Nusantara Tbk pada 2019. 

COCO adalah perusahaan yang terintegrasi secara penuh dari hulu ke hilir yang mampu menciptakan dan menghasikan produk-produk premium dari kakao dan cokelat yang berkualitas tinggi. 

 

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Bakal Rogoh Rp 389 Triliun, Ini Sederet Hadiah Valentine Day Paling Diminati Warga

Sebelumnya, warga di Amerika Serikat berencana menghabiskan pengeluaran hingga USD 25,9 miliar atau setara Rp 389,8 triliun pada perayaan Valentine's Day atau Hari Kasih Sayang tahun ini. 

Hal itu diungkapkan dalam survei tahunan dari National Retail Federation (NRF).

Melansir CNBC International, Selasa (31/1/2023) angka tersebut naik dari USD 23,9 miliar tahun lalu dan menandai tahun pengeluaran tertinggi kedua sejak NRF mulai mensurvei pada tahun 2004.

Lebih dari separuh responden juga mengatakan berencana untuk merayakan Hari Valentine. Meskipun demikian, tidak semua akan mengeluarkan uang untuk perayaan tersebut.

Adapun temuan dalam survei NFR yang mengungkapkan generasi milenial menjadi kelompok usia dewasa di AS yang akan menghabiskan pengeluaran terbanyak saat perayaan Hari Valentine. Mereka berencana menghabiskan rata-rata USD 336 untuk menyambut Hari Kasih Sayang bersama pasangan.

Kemudian ada konsumen berusia 25 hingga 34 tahun di AS yang berencana membelanjakan rata-rata USD 238.

Dari responden yang mengatakan akan membelanjakan uang selama Hari Valentine, berikut sederet kado yang akan mereka beli:

  • Permen: 57 persen
  • Kartu ucapan: 40 persen
  • Bunga: 37 persen
  • Makan malam romantis : 32 persen
  • Perhiasan: 21 persen
  • Kartu hadiah: 20 persen
  • Pakaian: 19 persen

 

3 dari 3 halaman

Jangan Berutang saat Valentine

Pakar keuangan di Amerika Serikat, Pattie Ehsaei pun menyarakan pasangan yang merencanakan pengeluaran di Hari Valentine agar jangan sampai berutang.

"Uang yang Anda simpan bisa digunakan untuk banyak hal lain, seperti cicilan rumah, melunasi hutang atau tabungan," jelasnya. 

Selain itu, juga ada pilihan hadiah dengan harga yang lebih terjangkau, Alih-alih mengirim mawar segar, mungkin Anda bisa memilih mawar yang kering, menurut Ehsaei.

"Mawar kering harganya kurang dari setengah (harga mawar segar) dan bertahan selama berbulan-bulan, terkadang bertahun-tahun," imbuhnya.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.