Sukses

Raih Restu OJK, Stockbit Kini Punya Perusahaan Sekuritas

Liputan6.com, Jakarta - PT Stockbit Investa Bersama (Stockbit) telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk akuisisi terhadap perusahaan sekuritas anggota Bursa Efek Indonesia, yakni PT Mahakarya Artha Sekuritas (kode broker XL).

Melalui proses akuisisi yang akan dirampungkan dalam waktu dekat ini, nama Mahakarya Artha Sekuritas akan berubah menjadi Stockbit Sekuritas.

"Terima kasih kepada OJK yang telah mendampingi kami dalam keseluruhan proses ini. Terima kasih karena telah mendukung komitmen Stockbit dalam menghadirkan platform investasi online yang mudah, aman, dan terpercaya kepada seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Wellson Lo, Co-founder Stockbit dalam keterangan resmi, ditulis Rabu (24/11/2021).

Berdiri pada 1989, PT Mahakarya Artha Sekuritas merupakan perusahaan sekuritas lokal yang memiliki izin perantara pedagang efek serta telah berpengalaman di dunia pasar modal.

Wellson meyakini, kombinasi antara pengalaman PT Mahakarya Artha Sekuritas dan keahlian Stockbit di ranah digital akan menawarkan solusi investasi yang mudah, aman, dan terpercaya bagi para investor.

Senada Direktur Utama PT Mahakarya Artha Sekuritas, Megawati Soewardi, turut menyambut baik akuisisi ini.

Dia menuturkan, kesamaan visi kedua perusahaan dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia lewa investasi di pasar modal menjadi alasan utama dalam aksi ini.

"Kami percaya, masyarakat akan diuntungkan dengan layanan digital yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan ke depannya,” kata Megawati Soewardi.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Penguatan Tim

Megawati mengungkapkan, akuisisi ini juga akan diikuti dengan penguatan tim dalam rangka menjawab tantangan di dalam industri.

Sementara itu, para nasabah yang telah berinvestasi bersama PT Mahakarya Artha Sekuritas sebelumnya tetap dapat bertransaksi seperti biasa serta kian diuntungkan dengan kapabilitas Stockbit di bidang teknologi.

Di sisi lain, Wellson mengatakan bahwa Stockbit terus-menerus berinovasi dan mengembangkan teknologi kelas dunia bagi penggunanya. Menurutnya, fokus utama akuisisi ini adalah peningkatan kapabilitas teknologi platform trading online serta upaya mempertahankan standar keamanan dan privasi bagi seluruh pengguna.

"Layanan perdagangan saham online yang modern, namun dihadirkan secara sederhana, kami harapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal,” ujar Wellson.

Stockbit juga ingin berkontribusi dalam meningkatkan jumlah investor di pasar modal serta mendukung perekonomian nasional. Di Indonesia, jumlah investor saham mencatatkan peningkatan yang signifikan dari waktu ke waktu.

Pada awal 2016, jumlah investor saham tercatat sebanyak 434 ribu orang. Sementara di akhir Oktober 2021, jumlahnya sebesar 3,1 juta.

Menyikapi tren positif ini, Stockbit berkomitmen untuk membuka akses dan memudahkan investasi di pasar modal, khususnya di kalangan investor pemula dan investor ritel.

"Untuk meningkatkan pengetahuan para investor, khususnya investor pemula, kami juga telah meluncurkan Stockbit Academy sebagai sarana belajar saham dari nol dari para profesional secara gratis,” kata Wellson.