Sukses

Saham Pinterest Melonjak Tersengat Kabar Bakal Diakuisisi PayPal

Liputan6.com, Jakarta - Saham Pinterest (PINS) melonjak pada Rabu, 20 Oktober 2021  menyusul kabar perusahaan pembayaran digital, PayPal, yang berpotensi membeli situs jejaring sosial.

PayPal dikabarkan akan akuisisi dan menghargai Pinterest senilai USD 39 miliar atau Rp 550,3 triliun (asumsi kurs Rp 14.111 per dolar AS). Rencana akuisisi oleh PayPal ini dilaporkan pertama kali berdasarkan sumber Bloomberg.

Demikian juga Reuters dan Wall Street Journal. Sayangnya, perusahaan tidak memberikan komentar atau tanggapan tersebut.

Saham Pinterest melejit hampir 12 persen pada Rabu pagi, 20 Oktober 2021. Sebelum akhirnya melakukan pembagian keuntungan tersebut.

Pinterest yang dinilai sebagai platform internet lebih nyaman, tetap mengalami beberapa kontroversi. Awal tahun ini, perusahaan mengumumkan akan melarang iklan terkait penurunan berat badan. Langkah ini diambil setelah permasalahan konten yang mempromosikan kebiasaan makan dan gaya hidup berpotensi membahayakan pengguna.

Tahun lalu, Pinterest pun harus membayar USD 22,5 juta (setara Rp 317,5 miliar) demi menyelesaikan gugatan diskriminasi gender yang diajukan oleh mantan Chief Operating Officer Francoise Brougher. Pinterest tidak melakukan tanggung jawab sebagai bagian dari penyelesaian.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Akuisisi oleh Paypal

PayPal (PYPL) memiliki rekam jejak dalam urusan akuisisi perusahaan. Bulan lalu, PayPal membeli Paidy, perusahaan layanan Jepang dengan tagline buy now, paylater seharga USD 2,7 miliar  atau sekitar Rp 38,1 triliun.

Pembelian perusahaan lainnya adalah Venmo platform pembayaran seluler dan situs hadiah belanja, Honey. Dalam beberapa tahun terakhir, Pinterest telah memperkenalkan lebih banyak fitur belanja.

Oleh karena itu, perusahaan menjalin kemitraan dengan Shopify. Sehingga memudahkan penjual menggunakan Pinterest untuk menjangkau calon pelanggan.

 

Reporter: Ayesha Puri