Sukses

Imbal Hasil Obligasi Kembali Melonjak, Bursa Saham Asia Tergelincir

Liputan6.com, Singapura - Bursa saham Asia Pasifik melemah pada perdagangan saham Kamis, (4/3/2021) mengikuti bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street yang tertekan. Wall street turun seiring imbal hasil obligasi yang kembali melonjak.

Di Jepang, indeks saham Nikkei tergelincir 1,19 persen pada awal perdagangan. Sementara itu, indeks saham Topix turun 0,83 persen. Indeks saham Korea Selatan Kospi anjlok 1,39 persen.

Demikian juga di bursa saham Australia. Indeks saham ASX 200 melemah 1,32 persen. Data ekonomi Australia seperti penjualan ritel dan data perdagangan pada Januari akan dirilis pada Kamis pekan ini. Indeks saham MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melemah 0,55 persen. Demikian dilansir dari CNBC, Kamis (4/3/2021).

Investor juga mencermati saham teknologi di Asia pada perdagangan Kamis pekan ini seiring saham teknolgi yang tertekan di wall street karena imbal hasil yang melonjak.

Saham Softbank Group turun 3,02 persen pada awal perdagangan Kamis pekan ini. Saham Samsung Electronics susut 1,9 persen, sementara itu produsen chip SK Hynix melemah 2,38 persen.

 

 

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 3 halaman

Wall Street Tertekan

Sebelumnya di wall street, indeks saham Nasdaq melemah 2,7 persen ke posisi 12.997,75. Saham Apple, Amazon dan Microsoft, serta Alphabet turun lebih dari dua persen.

Indeks saham lainnya seperti indeks saham S&P 500 merosot 1,31 persen ke posisi 3.819,72. Indeks saham Dow Jones melemah 121,43 poin ke posisi 31.270,09.

Sementara itu, imbal hasil surat berharga AS bertenor 10 tahun kembali naik 1,48 persen. Pada pekan lalu, suku bunga acuan naik menjadi 1,6 persen.

Indeks dollar Amerika Serikat berada di kisaran 90,94, angka ini lebih rendah dari posisi sebelumnya di atas 91. Yen Jepang diperdagangkan di kisaran USD 107,03, dari posisi sebelumnya USD 106,8.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini