Sukses

Seirama Bursa Asia, IHSG Menguat Terbatas

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau di awal sesi perdagangan saham Selasa pekan ini. Pergerakan IHSG ini mengikuti bursa saham Asia.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, IHSG naik terbatas 1,54 poin (0,03 persen) menjadi 4.918,28. Penguatan IHSG terus terjadi pada pembukaan pukul 09.00 WIB. IHSG naik 7,94 poin (0,16 persen) menjadi 4.924,68. Indeks saham LQ45 menguat 0,20 persen ke level 844,68. Seluruh indeks saham acuan kompak menghijau.

Ada sebanyak 75 saham menghijau sehingga mengangkat IHSG. Sedangkan 23 saham melemah. Sementara itu, 48 saham lainnya diam di tempat.
Di awal sesi, IHSG sempat berada di level tertinggi 4.926,82 dan terendah 4.918,28. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 5.594 kali dengan volume perdagangan saham 149,53 juta saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 153,72 miliar.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham perkebunan turun 0,47 persen, sektor saham aneka industri susut 1,02 persen, sektor saham infrastruktur melemah 0,32 persen, dan sektor saham manufaktur melemah 0,09 persen.

Meski IHSG menghijau, investor asing cenderung melakukan aksi jual. Pagi ini, investor asing melakukan aksi jual sekitar Rp 15 miliar. Sedangkan pemodal lokal melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 16 miliar.

Saham-saham yang menguat dan sebagai penggerak indeks saham antara lain saham BMRI naik 1,26 persen ke level Rp 10.050 per saham, saham ASRI mendaki 1,82 persen ke level Rp 560 per saham, dan saham BOLT menanjak 36,36 persen ke level Rp 750 per saham.

Sementara itu, saham-saham yang tertekan antara lain saham ASII tergelincir 1,43 persen ke level Rp 6.900 per saham, saham GGRM melemah 1,43 persen ke level Rp 46.375 per saham, dan saham AALI tergelincir 1,45 persen ke level Rp 25.450 per saham.

Analis PT Mandiri Sekuritas memperkirakan, IHSG bergerak di kisaran 4.900-4.982 pada perdagangan saham Selasa pekan ini. Sebelumnya IHSG kembali gagal menguji resistance psikologis di level 5.000 untuk yang kedua kalinya dan kembali terkoreksi ke area 4.900.

Level 5.000 masih akan menjadi titik yang krusial dalam beberapa hari ke depan. Jika kembali gagal melewati 5.000, maka pergerakan IHSG masih akan berada di area konsolidasi di kisaran 4.900. (Ahm/)