Nakes di Alor NTT Ditemukan Tewas Penuh Luka Sayatan

Kematian seorang tenaga kesehatan (nakes) di Alor NTT masih menjadi misteri. Saat ditemukan tubuhnya penuh luka sayatan.

Diterbitkan 24 September 2026, 09:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Alor - Kematian tenaga kesehatan berinisial MO alias Mulyadi (56) dengan sejumlah luka benda tajam pada Minggu (20/9/2026) lalu, masih menjadi misteri. Pria yang bertugas di Puskesmas Dulolong, Alor, Nusa Tenggara Timur ini ditemukan tergeletak dekat gubuk milik warga.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Adolf Samasing (50), seorang nelayan setempat yang baru saja pulang melaut. Saksi yang terkejut melihat kondisi tersebut lantas melaporkannya kepada warga sekitar dan pihak berwenang.

Korban yang merupakan warga Kampung Mali, Kelurahan Kabola, Kecamatan Kabola ini diduga kuat mengalami penganiayaan berat sebelum akhirnya tewas. Saat ini, kepolisian setempat tengah mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian ini.

Adolf menyebut ia kembali dari laut dan membersihkan ikan tangkapannya sebelum menuju gubuknya sekitar pukul 22.00 Wita. Gubuknya itu tak jauh dari tempatnya berlabuh.

Niat Adolf adalah mengambil gantungan ikan di gubuk agar bisa membawa hasilnya malam itu ke rumah. Dalam perjalanan yang diterangi cahaya senter di tangannya itu, ia melihat sesosok tubuh. Sosok itu tergeletak di sekitar gubuk miliknya. Namun ia terlanjur panik dan takut sehingga ia berlari sekitar 300 meter untuk meminta pertolongan ke perkampungan.

"Saat ditemukan korban telah meninggal dunia," ujat Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari, Kamis 24 September 2026.

 

Luka Sayatan Benda Tajam

Tim Identifikasi Polres Alor juga mengamankan dan memeriksa lokasi korban tergeletak yang sekitar 6 meter jauhnya dari pantai. Lokasi itu juga tak jauh dari jalan tanah yang dapat dilalui mobil dan sepeda motor.

"Pada tubuh korban ditemukan luka pada bagian pipi kiri sebanyak dua sayatan, leher, tangan kanan bagian pergelangan, serta bagian belakang kepala sebelah kanan," katanya.

Sementara di tempat kejadian perkara (TKP) petugas menemukan sejumlah barang seperti topi, baju, jaket, celana panjang jeans, ikat pinggang, kaos kaki, sandal jepit.

"Ditemukan pula rokok saliti yang berisikan 8 batang rokok dalam dos rokok, pemantik gas warna merah, peci bundar warna coklat dan abu-abu, rantai besi dan gelang akar bahar," ungkapnya.

Azhari menyebut korban diduga kuat meninggal akibat terkena benda tajam yang menyebabkan korban meninggal dunia di TKP.

"Ini masih berdasarkan hasil olah TKP dan hasil interogasi saksi-saksi serta hasil pemeriksaan sementara dari dokter RSUD Kalabahi," jelasnya.

Polisi juga sudah memvisum jenazah dengan temuan luka pada kepala belakang kanan, wajah, dagu, leher, dada, lengan serta bahu.

Keluarga korban telah membuat laporan dan meminta polisi segera mengungkap pelaku di balik kasus ini.

"Penyidik masih lakukan pendalaman," pungkasnya.