Viral Sejumlah Orang Keroyok Waria di Alun-Alun Rangkasbitung

Media sosial baru-baru ini diramaikan dengan tayangan sejumlah orang mengeroyok waria di Alun-Alun Rangkasbitung.

Diterbitkan 11 Agustus 2026, 17:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Banten - Video aksi pengeroyokan terhadap waria di Alun-Alun Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, viral di media sosial. Telrihat dari tayangan, waria yang mengenakan baju warna coklat dan rok hitam nampak berdiri, kemudian handphone yang dalam genggaman tangannya ditendang oleh seorang pemuda.

Tidak terima, waria itu pun nampak melawan. Namun karena kalah jumlah, dia akhirnya memilih diam sembari diteriaki "boti".

Korban yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan kemudian melapor ke kantor polisi.

"Akibat dari kejadian tersebut korban atau pelapor, mengalami luka lebam di mata sebelah kiri dan luka pada kaki sebelah kanan," ucap Kasatreskrim Polres Lebak, AKP Fredi Leonard, melalui pesan elektroniknya, Selasa (11/8/2026).

Dalam laporannya, korban waria berinisial SI alias Mak Bey menceritakan pada Minggu dini hari, 9 Agustus 2026, sekitar pukul 02.30 WIB, dia sedang nongkrong bersama teman-temannya di Alun-Alun Rangkasbitung.

Setelah dirasa terlalu larut, sejumlah teman-temannya pulang, tinggal SI dan MRS alias Sitania di Alun-alun Rangkasbitung. Dari kejauhan, mereka mendengar teriakan "Boti", namun tidak digubris oleh keduanya.

Karena merasa diikuti, SI dan MRS mendatangi kelompok pemuda tersebut untuk menanyakan maksud mereka meneriaki Boti. Saat akan merekam itulah handphone miliknya ditendang oleh salah satu pemuda.

"Menurut keterangan korban di laporan kepolisian, tertulis, saat itulah kemudian terjadi keributan, lalu sekelompok remaja tersebut langsung menyerang dan melakukan pengeroyokan," terangnya.

Satreskrim Polres Lebak telah mendapat keterangan dari dua orang saksi yang mengetahui peristiwa tersebut. Saat ini, kasus dugaan pengeroyokan masih dalam pemeriksaan kepolisian.

"Kita sudah melakukan olah TKP, memeriksa saksi dan surat dokter dari RSUD Adjidarmo Lebak," jelasnya.