Geger Bayi Dibuang dalam Tas Belanja di Pati, Ari-Ari Masih Menempel

Setelah mengetahui isi tas adalah seorang bayi, saksi segera melaporkan kepada Ketua RT dan menghubungi bidan setempat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Diterbitkan 03 Juni 2026, 09:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kisah bayi dibuang adalah realitas tragis yang sering kali dipicu oleh kehamilan yang tidak diinginkan, faktor ekonomi, atau rasa malu akibat hubungan di luar nikah.

Bayi yang tak berdosa ini, kerap ditinggalkan di lokasi yang memprihatinkan. Seperti tempat sampah, pinggir jalan, area persawahan, hingga di depan rumah warga.

Peristiwa ini pun terjadi di Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana, Pati Jawa Tengah. Warga desa setempat digegerkan penemuan sebuah tas belanja misterius, yang ternyata berisi sosok bayi yang baru saja dilahirkan.

Bayi dalam tas belanja yang tergeletak di sebuah gang sempit di Desa Growong Kidul, ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB. Saat ditemukan, bayi dalam kondisi masih hidup dengan ari-ari yang masih menempel pada tubuhnya.

Penemuan bayi bermula ketika seorang warga bernama Wagini (43), hendak menuju rumah Ketua RT untuk mengambil belanjaan. Saat melintas di sebuah lorong dekat rumahnya, ia melihat sebuah tas belanja berwarna biru dongker yang tergeletak di lokasi.

Merasa curiga, Wagini kemudian memberitahukan temuannya kepada Tian Anggara Raharja (35), warga setempat. Keduanya kemudian mendatangi lokasi dan membuka tas tersebut.

Betapa terkejutnya mereka, saat mendapati seorang bayi laki-laki dalam kondisi masih bernyawa berada di dalam tas tersebut.

Setelah mengetahui isi tas adalah seorang bayi, saksi segera melaporkan kepada Ketua RT dan menghubungi bidan setempat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Bayi tersebut selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Juwana guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Juwana.

Mendapatkan laporan tersebut, Polsek Juwana bersama Tim Inafis Satreskrim Polresta Pati dan personel Satreskrim mendatangi lokasi kejadian. Aparat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selain itu, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan terkait pihak yang diduga membuang bayi tersebut.

Dari hasil pemeriksaan tenaga kesehatan Puskesmas Juwana, bayi berjenis kelamin laki-laki itu memiliki panjang badan 50 sentimeter dengan berat badan 3,8 kilogram. Kondisinya dinyatakan sehat dan normal.

"Saat ini bayi masih menjalani perawatan di Puskesmas Juwana dan kondisinya dalam keadaan sehat," ujar Kapolsek Juwana AKP Mudofar pada Rabu (3/6/2026).

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua maupun pihak yang tega meninggalkan bayi tersebut.

Peminat Adopsi

Temuan bayi laki-laki itu mengundang banyak simpati masyarakat. Beberapa pasangan suami istri (pasutri) pun mengaku berkenan untuk mengadopsi bayi itu.

"Ada empat pasangan (pasutri) telah mendaftarkan diri menjadi calon orang tua angkat bayi tersebut," ujar Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Pati, Aviani Tritanti Venusia.

Empat pasutri tersebut, kata Aviani, belum termasuk warga yang menyampaikan minat adopsi secara langsung melalui Puskesmas Juwana.

"Peminat adopsi biasanya cukup banyak. Ada yang sudah memiliki anak maupun yang belum," terang Aviani kepada wartawan.

Aviani mengaku, proses adopsi bayi laki-laki tersebut belum dibuka secara resmi, meski minat masyarakat cukup tinggi,

Namun Dinsos P3AKB Pati masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian, terkait identitas orang tua maupun keluarga bayi.