Diduga Terpeleset, Lansia Tewas Terjatuh ke Sumur di Denpasar

Korban diketahui berinisial IMW (65).

Diterbitkan 13 Maret 2026, 16:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang warga lanjut usia ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur di halaman rumahnya di Jalan Antasura, Gang Teratai, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, Kamis (12/3/2026).

Korban diketahui berinisial IMW (65). Jasadnya berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan sekitar pukul 13.35 WITA setelah sebelumnya dilaporkan tidak ditemukan di rumah.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan peristiwa tersebut pertama kali diketahui keluarga sekitar pukul 10.00 WITA.

"Pada hari Kamis,12 Maret 2026 pada pukul 10.00 wita pelapor dihubungi oleh anaknya yang baru pulang sekolah bahwa kakeknya tidak ada dirumah, lalu pelapor pulang," ujar Gede Adi, Jumat (13/3/2026).

Saat tiba di rumah, pelapor menemukan tutup sumur yang terbuat dari triplek dan ditutup spanduk dalam kondisi hancur. Dari situ keluarga menduga korban terjatuh ke dalam sumur yang berada di halaman rumah.

Korban diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes dan salah satu kakinya telah diamputasi sebagian, sehingga aktivitasnya terbatas dan biasanya hanya berada di sekitar halaman rumah.

Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Peguyangan Kangin.

 

Evakuasi

Laporan tersebut selanjutnya ditindaklanjuti dengan proses evakuasi oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Samapta Polda Bali, Damkar Kota Denpasar, BPBD Kota Denpasar, serta aparat desa setempat.

Tim dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar yang berjumlah tujuh personel tiba di lokasi sekitar pukul 13.13 WITA dengan membawa sejumlah peralatan evakuasi seperti perlengkapan mountaineering, SCBA, serta peralatan medis.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan jenazah korban berhasil diangkat dari dalam sumur tak lama setelah proses evakuasi dimulai.

“Jenasahnya terevakuasi sekitar pukul 13.35 WITA berkat kerja tim SAR gabungan dan koordinasi yang baik,” ungkap Sidakarya.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUP Prof. IGNG Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar sekitar pukul 13.50 WITA untuk penanganan lebih lanjut.