Liputan6.com, Jakarta - Pihak keluarga mahasiswi Universitas Negeri Manado (Unima) berinisial AEMM (21) yang ditemukan tewas tergantung di rumah indekosnya di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, menilai kematian korban tidak wajar dan menyisakan sejumlah kejanggalan.
Kuasa hukum keluarga korban, Cyprus Tatali, menyebut lokasi penemuan jenazah AEMM bukan berada di dalam kamar, melainkan di lorong depan ruang tamu lantai dua rumah indekos.
“Jadi kejadian ini (tewas tergantung) bukan di dalam kamar, tetapi di lorong depan ruang tamu lantai dua rumah indekos,” kata Cyprus Tatali, Minggu (4/1/2026).
Advertisement
Cyprus bersama keluarga korban kembali mendatangi rumah indekos Cemara di Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, lokasi AEMM ditemukan tewas pada Selasa (30/12/2025) pagi. Menurutnya, kondisi jenazah korban tidak menunjukkan ciri umum orang meninggal karena gantung diri.
“Dari sisi TKP, kalau mati gantung diri, pada umumnya mata terbuka lebar, lidah mencolok, dan ada buang air kecil atau besar. Ini kaki korban masih menyentuh lantai,” ujarnya.
Ia menegaskan, dengan indikasi tersebut, kematian AEMM seharusnya dikategorikan sebagai kematian tidak wajar dan wajib ditangani oleh petugas khusus, yakni tim Inafis.
“Pada dasarnya kalau kematian tidak wajar, harus petugas khusus yang menangani yakni dari Inafis,” kata dia.
Cyprus juga mempertanyakan sejumlah tindakan yang dinilai tidak sesuai prosedur sebelum dilakukan autopsi. Salah satunya adalah pemindahan jenazah ke rumah sakit, serta proses pemandian dan pemberian formalin.
“Yang pertama, atas izin siapa jenazah langsung dibawa ke rumah sakit. Kedua, atas izin siapa langsung dimandikan dan diberikan formalin,” tuturnya.
Menurutnya, tindakan tersebut dapat menyulitkan proses autopsi dan berpotensi menghambat penyelidikan.
“Kalau memandikan dan memformalin atas izin Inafis, itu prosedur yang benar. Kalau di luar prosedur, itu disebut unprocedural dan bisa masuk kategori menghalangi penyelidikan,” jelasnya.
Jenazah Telah Dimandikan dan Diformalin, Hambat proses Autopsi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5462361/original/067908700_1767572870-WhatsApp_Image_2026-01-04_at_18.56.28.jpeg)
Cyprus mengungkapkan, dokter forensik juga menyampaikan keberatan karena kondisi jenazah telah dimandikan dan diformalin sebelum autopsi dilakukan.
“Itu salah satu keluhan dari dokter forensik kepada pihak keluarga, karena jenazah sudah dimandikan dan sudah diberikan formalin,” katanya.
Atas dasar itu, pihak keluarga berharap Kapolda Sulawesi Utara dapat mengungkap secara tuntas penyebab kematian AEMM.
“Di pundak Kapolda Sulut, semua keluarga berharap bisa mengungkap tabir kematian ini,” ujar Cyprus.
Pantauan Liputan6.com di lokasi, rumah indekos Cemara tampak kosong dan tidak berpenghuni. Lorong kecil di sekitar indekos yang berjarak sekitar 200 meter dari Kampus Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Unima juga terlihat sepi.
Warga setempat, Getroida Tompunu, yang pertama kali melihat jenazah AEMM, mengatakan pemilik indekos tidak tinggal di lokasi.
“Mereka hanya datang, kemudian pergi. Jadi tidak tinggal di sini,” ujarnya.
Setelah dari lokasi indekos, pihak keluarga mendatangi rumah pemilik indekos di Jalan Raya Tomohon–Tondano, namun rumah tersebut terkunci dan tidak berpenghuni. Mereka kemudian menuju RSUD Anugerah Kota Tomohon, tempat jenazah AEMM dimandikan dan diberikan formalin.
“Kami berusaha menelusuri ke rumah sakit, siapa dokter yang menangani, siapa petugas yang memandikan dan memberikan formalin, termasuk siapa polisi yang menangani jenazah,” kata Cyprus.
Jenazah AEMM telah diautopsi di RS Bhayangkara Manado pada Rabu (31/12/2025). Hingga kini, pihak keluarga masih menunggu hasil resmi autopsi yang akan disampaikan Polda Sulut.
Sebelumnya, kasus ini menjadi perhatian publik setelah ditemukan surat tulisan tangan yang diduga ditulis AEMM dan ditujukan kepada Dekan FIPP Unima. Dalam surat tersebut, AEMM mengaku menjadi korban kekerasan seksual oleh seorang dosen berinisial DM.
Pihak Unima telah memeriksa DM pada Jumat (2/1/2026), dan Rektor Unima secara resmi menonaktifkan DM dari tugas-tugas akademik.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1845667/original/002914900_1516890909-180125_EPS_FENOMENA_BUNUH_DIRI_DI_GUNUNGKIDUL2.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866719/original/017032400_1718697583-Pajak1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497481/original/095565600_1770631238-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T163415.626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292724/original/032902100_1783654519-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T102917.054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5462360/original/031003100_1767572870-WhatsApp_Image_2026-01-04_at_18.55.50__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293456/original/054507100_1783717417-000_B9W36UY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293465/original/017817900_1783718956-063_2285562554.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293455/original/048931800_1783717383-000_B9W36VN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110960/original/024723100_1783047145-sp7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289078/original/032461700_1783391107-bel11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291435/original/001786200_1783562166-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292618/original/088093700_1783634462-000_B9T74UT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289370/original/055592900_1783402351-belgia.jpg)