Tiga Malam Gelap Gulita, Warga Blambangan Umpu Keluhkan Pemadaman Listrik

Keluhan itu datang dari warga sejumlah desa seperti Sangkaran Bhakti, Gunung Sangkaran, dan Umpu Kencana. Warga menyebut pemadaman berlangsung cukup lama dan tanpa pemberitahuan yang jelas dari pihak PLN.

Diterbitkan 02 Juli 2025, 09:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Way Kanan - Sejumlah warga di Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi selama tiga malam berturut-turut, terhitung sejak Sabtu (28/6/2025) hingga Senin (30/6/2025). Keluhan itu datang dari warga sejumlah desa seperti Sangkaran Bhakti, Gunung Sangkaran, dan Umpu Kencana. Warga menyebut pemadaman berlangsung cukup lama dan tanpa pemberitahuan yang jelas dari pihak PLN.

“Sudah tiga malam ini mati lampu terus. Malam pertama dari sore sampai tengah malam, malam kedua dari jam tiga sore sampai setengah dua belas malam, dan malam ketiga baru saja padam lagi. Belum tahu nyalanya jam berapa,” kata Imam Wahidin Munte, warga Desa Sangkaran Bhakti kepada Liputan6.com, Senin (30/6/2025).

Imam bilang telah mencoba menghubungi pihak PLN, namun belum mendapatkan jawaban memuaskan. Warga pun mengeluh karena aktivitas mereka terganggu.

PLN Jelaskan Penyebab Pemadaman

Ketika dikonfirmasi terkait keluhan tersebut, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Lampung, Darma Saputra menjelaskan bahwa gangguan listrik di wilayah Blambangan Umpu disebabkan oleh cuaca ekstrem yang memicu kerusakan pada jaringan listrik. “Pada 28 Juni 2025 sekitar pukul 18.21 hingga 23.37 WIB terjadi gangguan akibat pohon tumbang di Desa Karang Umpu,” ujar Darma, Senin (30/6/2025).

Keesokan harinya, pada 29 Juni, pemadaman kembali terjadi sekitar pukul 21.24 hingga 23.09 WIB. Gangguan tersebut diduga akibat kabel jaringan listrik yang rusak karena terdampak pohon tumbang sehari sebelumnya. "Warga sempat melaporkan terdengarnya suara ledakan di sekitar lokasi kejadian. Setelah ditelusuri, petugas PLN menemukan kabel yang mengalami kerusakan. Sebagai upaya percepatan, petugas kami melakukan manuver pasokan ke jalur lain agar listrik dapat segera kembali menyala," terang dia.

PLN menyebut perbaikan kabel telah dilakukan pada Senin 30 Juni 2025, dan penormalan jaringan dimulai pada pukul 18.36 hingga 19.40 WIB. "Setelah perbaikan, jalur sudah kembali normal. Semoga tidak ada lagi cuaca ekstrem yang berdampak pada sistem kelistrikan," kata Darma.

Selain itu, dia mengimbau warga agar turut berperan aktif menjaga keselamatan jaringan listrik di lingkungan masing-masing. Masyarakat diimbau segera melaporkan potensi bahaya, seperti pohon yang mendekati jaringan listrik, melalui aplikasi PLN Mobile atau Call Center 123. “Demi keselamatan bersama, kami mengajak warga untuk mengizinkan petugas PLN memangkas pohon-pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik,” ungkap dia.