Liputan6.com, Yogyakarta - Legen merupakan minuman tradisional khas Tuban, Jawa Timur. Minuman ini telah ada sejak zaman kerajaan di Nusantara.
Minuman ini telah bertahan selama ratusan tahun. Keberadaannya menjadi bagian dari warisan budaya Nusantara sekaligus menjadi minuman khas Tuban sendiri.
Mengutip dari laman Kabupaten Tuban, minuman ini menyimpan sejarah panjang yang terkait dengan masa kejayaan Majapahit dan peran Tuban sebagai kota pelabuhan kuno. Legen merupakan minuman alami yang dihasilkan dari penyadapan bunga pohon siwalan atau lontar (borassus flabellifer).
Advertisement
Proses pembuatannya, dengan cara menyadap tandan bunga jantan yang belum mekar. Cairan yang keluar kemudian ditampung dalam wadah bambu atau botol selama beberapa jam sebelum siap dikonsumsi.
Minuman ini memiliki rasa manis alami dengan aroma khas, serta kandungan gula yang cukup tinggi. Sejarah legen telah ada sejak masa kerajaan Hindu-Buddha di Nusantara, khususnya pada era Majapahit.
Tuban, sebagai salah satu kota pelabuhan penting pada masa itu, menjadi salah satu pusat perdagangan yang ramai. Legen disebut-sebut sebagai minuman yang dikonsumsi oleh para pelaut dan pedagang.
Beberapa catatan sejarah juga menyebutkan bahwa minuman ini menjadi bagian dari pasokan logistik kerajaan. Masyarakat setempat percaya bahwa legen memiliki khasiat untuk kesehatan, seperti menambah stamina dan membantu pencernaan.
Â
Sumber Energi Alami
Meski belum banyak penelitian ilmiah yang membuktikan manfaatnya, minuman ini tetap dipercaya sebagai sumber energi alami oleh masyarakat tradisional. Beberapa daerah di Jawa Timur seperti Tuban, minuman ini masih bertahan dan bahkan menjadi oleh-oleh khas.
Beberapa pelaku usaha berupaya mempertahankan produksinya dengan cara yang lebih higienis, seperti menggunakan botol steril dan mengurangi kontaminasi selama penyadapan. Pohon siwalan sendiri memiliki peran dalam ekosistem daerah pesisir Tuban.
Tanaman ini tahan terhadap cuaca kering dan menjadi penahan abrasi pantai. Selain legen, pohon siwalan juga menghasilkan buah kolang-kaling dan daun yang dimanfaatkan untuk kerajinan anyaman.
Penulis: Ade Yofi Faidzun
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/535950/original/093375400_1577858984-IMG_20200101_130416.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/3122635/original/030753600_1588924970-IMG_20190509_154359.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372762/original/077068000_1476344055-yogya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/827404/original/069659300_1510203910-WhatsApp_Image_2017-11-09_at_12.04.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263365/original/096832600_1781914237-063_2282418040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258625/original/008972500_1781391455-000_B6Z46X3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262510/original/043477700_1781827837-AP26169828495121-Kanada_Piala_Dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542959/original/069384900_1775008055-Italia_vs_Bosnia-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264262/original/083963700_1782102827-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263474/original/094364200_1781931705-paraguay.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8415599/original/012053300_1782300444-turki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263847/original/059626700_1782021744-000_B7RA6W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263738/original/072928200_1781986742-Crysencio_Summerville.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259148/original/073901100_1781485988-diallo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389686/original/021582800_1782269835-WhatsApp_Image_2026-06-24_at_9.43.27_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8316583/original/044709700_1782184203-Owner_Siomay_Gemoy.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265415/original/060280300_1782111481-jangan_lupa_makan_enak_hari_ini_____________PenuhRasaPenuhCinta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264024/original/016343900_1782052240-Gemini_Generated_Image_y6joh2y6joh2y6jo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263666/original/036517800_1781954973-Kafe_view_merapi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263350/original/020246600_1781891525-beringharjo4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262166/original/087364900_1781773654-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_3.58.57_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263006/original/005999400_1781856360-unnamed__4_.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262416/original/015658300_1781788900-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_19.51.34__1_.jpeg)