Pendaki Ditemukan Tewas di Kawasan Puncak Gunung Pesagi

Kabar duka ini dibenarkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat, Padang Priyo Utomo. Dia mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan terkait insiden tersebut pada siang hari.

Diperbarui 16 Mei 2025, 12:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Lampung - Seorang pendaki dilaporkan meninggal dunia di kawasan puncak Gunung Pesagi, Kabupaten Lampung Barat, Kamis (15/5/2025). Hingga saat ini, proses evakuasi korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Kabar duka ini dibenarkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat, Padang Priyo Utomo. Dia mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan terkait insiden tersebut pada siang hari. "Benar, kami menerima laporan sekitar pukul 13.30 WIB bahwa ada pendaki yang meninggal dunia di Gunung Pesagi. Saat ini tim masih berupaya melakukan evakuasi dari lokasi," ujar Padang, Jumat (16/5/2025).

Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Lampung Barat langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk aparat kepolisian dan TNI. Sebanyak lima personel SAR dari BPBD telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. "Kami sudah koordinasi dengan pihak Polsek dan juga TNI. Tim SAR sudah diberangkatkan ke lokasi untuk proses evakuasi," ungkapnya.

Padang Priyo Utomo juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini identitas korban belum diketahui. Fokus utama tim di lapangan adalah mengevakuasi jenazah dari puncak gunung yang dikenal memiliki medan cukup menantang. "Tim SAR mulai melakukan pendakian menuju lokasi kejadian sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. Saat ini mereka masih dalam perjalanan menuju titik lokasi," terang Padang.

Menurut dia, medan di Gunung Pesagi cukup berat, sehingga proses evakuasi membutuhkan waktu dan kesiapan logistik yang matang. "Informasi lengkap mengenai korban, seperti identitas dan kronologi kejadian, belum bisa kami sampaikan. Kami masih menunggu laporan lanjutan dari tim di lapangan," ungkapnya.

Gunung Pesagi merupakan salah satu gunung tertinggi di Provinsi Lampung dengan jalur pendakian yang cukup menantang. Kasus itu menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah, terutama dalam penguatan protokol keselamatan bagi para pendaki. BPBD Lampung Barat meminta masyarakat untuk bersabar menunggu informasi resmi terkait insiden tersebut. Pihaknya berjanji akan memberikan pembaruan begitu proses evakuasi selesai dan data korban sudah terkonfirmasi.