Identitas Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Padang Panjang Sumbar

Selain menelan korban, insiden ini juga mengakibatkan 23 orang mengalami luka-luka. Korban luka terdiri dari 17 laki-laki dan 6 perempuan.

Diperbarui 06 Mei 2025, 15:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Padang Panjang - Kecelakan tunggal yang melibatkan sebuah bus ALS nomor polisi B 7512 FGA terjadi di Jalan Raya Padang Panjang, Sumatera Barat, tepatnya di depan Terminal Bukit Surungan, pada Selasa (6/5/2025).

Data sementara, sebanyak 11 orang penumpang bus Antar Lintas Sumatera (ALS) tersebut meninggal dunia yang terdiri dari lima laki-laki, enam perempuan, dari total korban meninggal terdapat dua anak-anak.

Berikut nama-nama korban meninggal dunia kecelakaan maut bus di Padang Panjang Sumbar:

1. Atas Silaen (30), Kelurahan Lumban Pinasa, Kec. Habinsaran Kabupaten Toba Sumatera Utara.

2. Aryudi (38), Kelurahan Bangun Sari, Kec. Tanjung Morawa, Kab. Deli Serdang Sumatera Utara

3. Nurul Mayasari (30), Kelurahan Banglas Barat, Kec. Tabing Tinggi, Kab. Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

4. Meleaki Sinaga (74), Kelurahan Negeri Dolok, Kec. Dolok Panribuan, Kab. Simalungun, Sumatera Utara.

5. Desrita Nainggolan (50) Kel. Sipolha Horisan, Kec. Pamatang Sidamanik, Kab. Simalungun, Sumatera Utara.

6. Romaida Sitanggang (74), Kel. Sipolha Horisan, Kec. Pamatang Sidamanik, Kab. Simalungun, Sumatera Utara.

7. Karmina Gultom (74), Kel. Negeri Dolok, Kec. Dolok Panribuan, Kab. Simalungun, Sumatera Utara.

8. Etrick Gustaf Wenas (26) Kel. Kebagusan, Kec. Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.

9. Sri Rejeki (38), Kel. Bencahlesung, Kec. Tenayan Raya Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

10. Anak laki-laki (identitas belum diketahui)

11. Anak Perempuan (identitas belum diketahui)

"Untuk korban dua orang lagi yaitu satu anak laki - laki dan 1 anak perempuan belum bisa didapatkan identitasnya," kata Kasatlantas Polres Padang Panjang, Iptu Jamaluddin, Selasa (6/5/2025).

 

Dugaan Awal Penyebab Kecelakaan

Iptu Jamaaluddin mengatakan bus tersebut mengangkut 34 penumpang melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang. Sesampai di tempat kejaian, bus diduga mengalami rem blong.

"Saat ini sopir bus dan kernet saat ini masih dalam perawatan medis di rumah sakit, sehingga kami belum bisa memberi keterangan kronologi lengkap, namun dari identifikasi awal terjadi rem blong," ujarnya.

Selain menelan korban jiwa, insiden ini juga mengakibatkan 23 orang mengalami luka-luka. Korban luka terdiri dari 17 laki-laki dan 6 perempuan.

Seluruhnya telah dievakuasi ke rumah sakit dan puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan evakuasi dan pendataan lebih lanjut di lokasi kejadian.