Sukses

Yakin Manjur, Ini Jurus Pemkab Bonebol Tekan Angka Stunting

Liputan6.com, Gorontalo - Saat ini, angka stunting di Bone Bolango (Bonebol) berada di angka 25 persen. Meski persentase ini terendah jika dibandingkan dengan kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Gorontalo, yang masih di angka 30 persen ke atas, pemerintah Bonebol terus berkomitmen menurunkan angka ini.

Berbagai elemen diminta terus bergerak, mulai dari dinas terkait hingga ke tingkat desa.

“Kami kolaborasikan semua program, baik di Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk, termasuk juga kita intervensi lewat kegiatan dari Dinas PUPR untuk penyediaan air bersih,” kata Wakil Bupati Bonebol Merlan S. Uloli kepada Liputan6.com, Jumat (25/11/2022).

Meski begitu, program tersebut dirasa belum cukup menurunkan angka stunting di Bonebol. Mereka menilai pencegahan stunting harus dimulai sejak masa calon pengantin.

Pencegahan stunting ini membutuhkan komitmen bersama, tidak hanya deklarasi semata, tetapi juga butuh aksi yang dilakukan untuk intervensi stunting.

"Saya pikir jika pencegahan ini kita lakukan sejak masa calon pengantin, maka akan sangat baik. Kita edukasi mereka bagaimana memilih makanan yang baik untuk ibu hamil dan 100 hari pertama kehidupan," ungkapnya.

Merlan mengungkapkan, deklarasi ini tanggung jawab dan amanah yang harus dibuktikan bahwa benar Bonebol bebas stunting di tahun 2023 mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3APPKB Kabupaten Bone Bolango, Lukman A. Daud menambahkan, deklarasi ini suatu kebanggaan bagi Bone Bolango. Ia pun meminta hal ini harus dibarengi dengan deklarasi stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dan terus mengawasi pernikahan di usia dini.

"Tidak salah kiranya Botupingge mendeklarasikan hal yang berat ini dengan semangat 45. Ini tentu perlu komitmen kita untuk bekerja sama memerangi stunting," ia menandaskan.

 

Simak juga video pilihan berikut:

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS