Sukses

Jadi Korban Bentrok di Sorong Papua, Jasad DJ Indah Cleo Belum Teridentifikasi

Liputan6.com, Sorong - Disc Jocket (DJ) Indah Cleo asal Bukittinggi, Sumatera Barat, menjadi salah satu dari 17 korban tewas dalam pembakaran tempat karaoke Double O di Kota Sorong, Papua Barat, 25 Januari 2022 silam. Pihak keluarga telah tiba di Sorong dan mengharapkan petugas dengan cepat mengidentifikasi jenazahnya, agar bisa langsung dibawa ke Bukittinggi.  

"Kami datang jauh dari Bukittinggi, Sumatera Barat mohon proses identifikasi jenazah dipercepat dan dimudahkan, sehingga kami bisa cepat membawa pulang jenazah DJ Indah Cleo," ujar Soni, paman Indah Cleo dalam pertemuan bersama Tim DVI Pusdokkes Polri di Sorong, Kamis kemarin.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Keluarga Diminta Bersabar

Kabid DVI Pusdokkes Polri Komisaris Besar Polisi drg Ahmad Fauzi dalam pertemuan tersebut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga 17 korban pembakaran Karaoke Doubel O di Kota Sorong.

Ia menambahkan bahwa proses identifikasi cukup panjang, sehingga diharapkan kesabaran keluarga korban.

"Kami akan berupaya bekerja maksimal untuk secepatnya mengidentifikasi 17 jenazah korban jiwa akibat pertikaian di Sorong tersebut," ujar dia pula.

3 dari 3 halaman

Kronologi Kasus

Bentrokan antara dua kelompok warga pecah di Sorong, Papua, Selasa dini hari (25/1/2022). Akibatnya belasan orang meninggal dunia, dua mobil dan satu tempat karaoke hangus terbakar. 

Informasi yang diperoleh di lapangan menyebut, satu orang meninggal dunia akibat dibacok. Dan belasan orang terjebak dalam tempat karaoke yang dibakar massa yang terlibat bentrokan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari karyawan karaoke bahwa ada belasan orang terjebak dalam karaoke Doubel O pada saat kejadian pembakaran itu.