Sukses

Cara Daftar Vaksin Booster untuk Kelompok Prioritas yang Tak Punya Ponsel

Liputan6.com, Jakarta - Kurangnya sosialisasi membuat banyak orang kecele saat datang ke lokasi penyuntikan vaksin booster. Beberapa kasus yang ditemui, masih ada orang yang datang untuk vaksin booster padahal belum memiliki tiket di aplikasi PeduliLindungi. Kasus lainnya adalah jarak vaksinasi kedua yang belum mencapai enam bulan. Lalu bagaimana sebenarnya tata cara untuk mendapatkan vaksin booster?

Caranya sangat mudah, masyarakat bisa langsung membuka situs pedulilindungi.id, lalu masukkan nomor induk kependudukan (NIK) dan nama lengkap, kemudian klik 'periksa'.

Setelah itu, jika termasuk kelompok prioritas, di aplikasi Anda akan ada tulisan "Anda berhak vaksinasi ke-3 (booster) GRATIS" pada status vaksinasi.

Sedangkan jika aplikasi PeduliLindungi, Anda masuk ke platform tersebut dengan akun yang sudah terdaftar. Setelah itu, masuk ke profil dengan mengeklik tulisan "Hai, (nama lengkap)" di bagian atas.

Informasi tentang vaksinasi booster bisa dilihat pada menu "Status Vaksinasi" dan "Hasil Tes COVID-19". Sementara itu, tiket vaksinasi, yang berisi kode QR bisa dilihat di bagian "Riwayat dan Tiket Vaksin", kemudian klik nama akun.

Untuk mengatasi kendala seperti tidak ada akses internet di lokasi vaksinasi Covid-19, masyarakat bisa menyimpan tiket vaksinasi sebagai gambar. Caranya, cukup klik "Simpan Sebagai Gambar" yang ada di bagian bawah tiket vaksinasi. Tiket vaksinasi akan tersimpan di galeri foto ponsel.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Jika Tak Punya Ponsel?

Vaksin booster diberikan dengan jarak enam bulan setelah vaksin dosis kedua. Untuk lokasi vaksinasi, pada situs dan aplikasi PeduliLindungi, masyarakat bisa datang ke fasilitas kesehatan terdekat yang menyediakan vaksinasi booster.

Vaksinasi booster saat ini diberikan kepada kelompok prioritas, yaitu orang lanjut usia (lansia) dan penderita immunokompromais.

Juru bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, jika tidak memiliki ponsel untuk mengecek tiket vaksinasi dan termasuk kelompok prioritas, masyarakat bisa datang langsung ke lokasi vaksinasi booster.

Cara ini juga berlaku untuk warga kelompok prioritas yang belum mendapatkan tiket vaksinasi di PeduliLindungi. Saat datang langsung ke lokasi vaksinasi, sertakan KTP dan surat bukti vaksinasi dosis pertama dan kedua.

3 dari 3 halaman

Infografis