Sukses

Ultah ke-11, Gojek Bagi-Bagi Uang Belanja untuk Mitra Driver yang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19

Liputan6.com, Denpasar Hari ulang tahun potong kue atau potong tumpeng? Sekarang sudah bukan zamannya lagi. Seperti yang dilakukan Gojek Indonesia. Platform yang menjadi andalan pada masa pandemi Covid-19 ini membagikan bantuan uang belanja kepada mitra-mitra driver-nya. Gojek kucurkan dana hingga Rp260 miliar rupiah demi kesejahteraan mitra driver di seluruh Indonesia.

Momentum ulang tahun ke-11, Gojek menyalurkan bantuan program kesejahteraan mitra driver berupa uang belanja sembako. Bantuan langsung disalurkan ke saldo dompet mitra driver, dengan syarat mitra driver harus sudah menjalani vaksinasi Covid-19.  

Program bantuan kesejahteraan Mitra Driver tersebut telah disalurkan Gojek kepada mitra sejak Maret 2020 hingga September 2021 dengan dana yang digelontorkan lebih dari Rp260 miliar. Rinciannya, untuk Bantuan Kebutuhan Pokok sebesar Rp175,8 miliar, Bantuan Penyediaan Layanan/Perlengkapan Kesehatan sebesar Rp70,3 miliar, dan Bantuan Pendapatan bagi Mitra Driver sebesar Rp15 miliar.

 

CEO Gojek Kevin Aluwi mengatakan pada usia yang ke-11 tahun, pihaknya akan terus berupaya melakukan yang terbaik untuk pelanggan, mitra driver, dan mitra usaha Gojek. Ia berharap bantuan langsung tersebut bisa membantu kebutuhan para mitra Gojek pada masa pandemi Covid-19.

"Melalui bantuan Gojek kepada mitra driver yang sampai saat ini sudah mencapai Rp260 miliar sebagai bentuk dukungan berkelanjutan untuk bisa #BangkitBersama," kata Kevin Aluwi, Senin (11/10/2021).

Kevin menambahkan, bantuan berupa uang belanja yang diberikan pada periode awal Oktober 2021 difokuskan bagi ratusan ribu mitra driver di seluruh Indonesia yang telah menjalani vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama.

"Inisiatif ini menjadi bentuk apresiasi bagi mitra driver yang telah memiliki kesadaran untuk menjalani vaksinasi, melindungi dirinya dari risiko paparan Covid-19," ujar dia. 

Ia menyebut yang dilakukan pihaknya ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam percepatan program vaksinasi nasional. Program bantuan uang kepada mitra drivernya itu inisiatif Gojek karena vaksinasi dijalankan secara komprehensif mencakup seluruh aspek penting yang dibutuhkan.

"Gojek lakukan edukasi, sosialisasi dan memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi, hingga apresiasi kepada mitra yang telah divaksin," imbuhnya.

 

Simak video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Pemulihan Ekonomi bersama Mitra Driver

Sementara itu, juru bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dr Siti Nadia Tarmizi mengapresiasi langkah Gojek yang membantu upaya pemerintah melakukan percepatan vaksinasi nasional.

"Dukungan dan kerja sama serta kolaborasi seluruh pihak dalam membantu percepatan program vaksinasi nasional perlu terus dijalankan. Keterlibatan Gojek untuk merangkul seluruh mitranya merupakan langkah yang patut ditiru," kata dia.

Untuk diketahui, Gojek telah menyalurkan bantuan lebih dari Rp260 miliar melalui Program Kesejahteraan Mitra Driver di masa pandemi Covid-19, bantuan terbagi menjadi 3 pilar. 

Pilar pertama, Bantuan Kebutuhan Pokok senilai Rp175,8 miliar, terdiri dari uang belanja sembako, termasuk Rp17 miliar yang didistribusikan pada periode ini, voucer belanja sembako, voucer potongan harga sembako dari GoPay, serta voucer makanan murah dan sehat untuk keluarga mitra driver.

Pilar kedua, bantuan penyediaan layanan/perlengkapan kesehatan senilai Rp70,3 miliar terdiri dari pembagian masker, hand sanitizer, disinfektan, operasional posko aman, edukasi dan sosialisasi vaksin, serta penyelenggaraan operasional pos pelayanan vaksin bagi ratusan ribu mitra driver di lebih dari 70 kota.

Sementara itu, di tingkat regional, Gojek turut menjalankan berbagai program bantuan yang kebutuhannya disesuaikan dengan masing-masing wilayah. Sebagaimana di wilayah Jatim dan Bali Nusra, Gojek bekerja sama dengan beberapa warung menyediakan menu makan terjangkau bagi mitra driver, memberikan bantuan pendidikan/beasiswa dan pembinaan, juga program swadaya yang meringankan beban harian operasional. 

"Tentunya dengan usia 11 tahun yang semakin matang, akan semakin kuat pula kolaborasi Gojek bersama mitranya, untuk saling bahu membahu memberikan yang terbaik bagi seluruh masyarakat. Lewat kolaborasi yang kuat, kami percaya ekosistem Gojek dapat bangkit bersama melewati masa penuh tantangan ini dengan baik," Kevin menandaskan.