Sukses

Ahli Fengshui: Tahun Kerbau Logam Bawa Rezeki, Namun Terganggu Pandemi Covid-19

Liputan6.com, Medan Dalam astrologi China, 2021 merupakan tahun kerbau logam yang dimulai pada 12 Februari. Pada tahun ini diprediksi membawa rezeki bagi seluruh dunia, namun bukan tahun yang mudah karena pemulihan setelah 2020, tahun tikus.

Pakar Fengshui di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Bames Anggono mengatakan, kerbau merupakan hewan pekerja keras dan tangguh, dan tahun kerbau logam bersifat mau bekerja sehingga memberikan banyak rezeki.

"Tahun kerbau emas ini pernah terjadi 60 tahun lalu, tepatnya 1961. Ketika itu ada bencana alam, namun tidak terlalu besar, masalah ekonomi juga, goyang. Begitu juga masalah politik," kata Bames, Kamis (11/2/2021).

Disebutkannya, tahun kerbau logam ini memang membawa berkah rezeki bagi semua negara, tetapi diganggu adanya pandemi virus corona Covid-19. Meski demikian, semua berpulang kepada kebijakan negara masing-masing.

Disampaikan Bames, khusus untuk perekonomian Indonesia tetap berjalan dan naik sedikit, namun masih lambat dikisaran 50 sampai 65 persen. Kondisi itu mulai terlihat kenaikannya dari Juni hingga September 2021.

"Saat ini perekonomian (Indonesia) berjalan sekitar 50 persen. Nah, Juni nanti naik 15 persen, pada September kembali naik sekitar 10 persen, sehingga menjadi 75 persen," sebutnya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 5 halaman

Daya Beli Masyarakat

Pada sektor bisnis, properti sedikit bersinar karena daya beli masyarakat mulai bangkit sekitar 15 persen. Meski resesi, ekonomi di Indonesia belum terbilang krisis moneter seperti pada tahun 1997-1998.

Menurut Bames, daya beli bisa berada dikisaran 65 persen. Ini juga tergantung masyarakat mau tidak mendengar dan menerapkan 5M seperti yang dianjurkan pemerintah, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

"Jika itu dipatuhi, maka pandemi Covid-19 dapat diatasi, dan ekonomi berangsur membaik," ujarnya.

Disarankan Bames, bagi masyarakat yang ingin membeli properti di tahun kerbau logam, maka arah yang baik dan dianggap dapat membawa rezeki adalah timur dan utara. Walau begitu, jika rumah ke arah tenggara lebih bagus lagi.

"Untuk bisnis-bisnis lainnya seperti kuliner, fesyen, dan lainnya, hanya berjalan sekitar 5 persen saja," ucapnya.

3 dari 5 halaman

Shio yang Beruntung

Bames menuturkan, tahun kerbau logam terhitung mulai 12 Februari 2021, momen Imlek, dan berlangsung hingga 31 Januari 2022. Tahun kerbau logam berlangsung pada 1961, 1973, 1985, 1997, dan 2009, terjadi setiap 12 tahun.

"Kerbau itu menempati posisi kedua dalam astrologi Tionghoa. 12 hewan zodiak tersebut adalah secara berurutan, tikus, kerbau, macan, kelinci, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam, anjing, dan babi," sebutnya.

Disampaikan Bames, di tahun kerbau logam ini ada 4 shio yang akan berkibar, yaitu ular, ayam, babi, macan. Shio yang kurag beruntung kerbau, kambing, naga, anjing. Sedangkan shio yang mengalami nasib sedang baik, kuda, kelinci, tikus, dan monyet.

Meski tahun kerbau logam menjadikan shio kerbau sendiri kurang beruntung, namun anak-anak yang lahir pada bulan Mei sangat bagus, karena jika dihitung menurut kalender lunar bulan 4 (bulan ular), anak ini akan membawa rezeki dan sifatnya pemimpin.

Selain itu, kelahiran di bulan 8 (bulan ayam) atau September juga baik. Untuk shio yang kurang beruntung di tahun kerbau logam ini disarankan dapat melakukan sembahyang Tai Sui Ya atau sembahyang dewa langit untuk mengarahkan keselamatan.

"Sembahyang ini dilakukan saat Imlek dalam rentan waktu satu bulan," ucapnya.

4 dari 5 halaman

Sembahyang Imlek

Bames mengungkapkan, Imlek tahun ini sebaiknya sembahyang dilaksanakan pada pukul 01.00 WIB, atau di malam Imlek. Sembahyang disarankan menghadap ke arah selatan, karena dipercaya Dewa Rezeki datang dari arah tersebut.

"Soal bencana alam, di tahun kerbau logam ini bisa terjadi gempa bumi besar-besaran. Tahun ini juga harus tetap berhati-hati, banjir dan kebakaran masih terjadi. Tetapi intensitasnya tidak terlalu tinggi," Bames menandaskan.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: