Sukses

Pagi Sunyi di Air Terjun Batang Kuran, Primadona Baru di Ranah Minang

Liputan6.com, Agam - Rimba Kabupaten Agam, Sumatera Barat memang tidak pernah mengecewakan para petualang. Daerah yang berbatasan dengan Bukittinggi dan Pasaman ini selalu menyuguhkan pemandangan indah di balik rimbunnya hutan.

Di kalangan pecinta alam, Agam dikenal sebagai surganya air terjun, kali ini awak Liputan6.com berkunjung ke air terjun Batang Kuran. Bagi masyarakat lokal air terjun kerap disebut sarasah.

Sarasah Batang Kuran berada di wilayah Palembayan. Lokasinya tidak terlalu jauh, hanya sekitar 800 meter dari pemukiman penduduk.

Perjalanan dimulai dengan niat baik, yakni menikmati keindahan ciptaan sang Kuasa. Setelah berjalan 15 menit, deru air terjun mulai terdengar.

Matahari yang belum terlalu tinggi, kicau burung dan bunyi deru air terjun menyatu, menyisakan ketenangan. Sarasah Batang Kuran sangat cocok bagi wisatawan yang hobi bertualang di alam.

Sesampainya di sana, pemandangannya membuat terkesima. Sarasah Batang Kuran ternyata memiliki tiga tingkatan. Airnya berwarna kehijauan, alamnya masih alami dan pepohonan di sana juga rimbun.

Hal pertama yang langsung terpikir adalah, berenang. Berkunjung ke air terjun, berenang tentu saja menjadi pilihan utama.

Setelah puas berenang, perut pun keroncongan, untungnya sebelum berangkat sudah dipersiapkan bekal untuk disantap di lokasi ini.

Bagi yang berkunjung, jalan lupa membawa kembali semua sampah. Jangan sampai objek wisata air terjun yang alami itu tercemar oleh ketidakpedulian kepada alam.

2 dari 3 halaman

Belum Dikelola Maksimal

Pengunjung Sarasah Batang Kuran tidak hanya dari Agam saja, namun juga daerah lain di sumatera Barat seperti Bukittinggi, Pasaman, Kota Padang.

Meski objek wisata ini belum dikelola secara maksimal, namun masyarakat setempat sudah memperbaiki jalannya agar lebih mudah diakses.

Wakil Ketua Kelompok Sadar Wisata, Ahmad Fauzi mengatakan Sarasah Batang Kuran cukup ramai dikunjungi beberapa waktu terakhir.

"Di kawasan ini juga ada air terjun lain, jaraknya juga tidak terlalu jauh," ujarnya.

Bagi wisatawan yang ingin dipandu, kelompok sadar wisata dengan senang hati mengantarkan pengunjung hingga ke lokasi.

"Pemandu akan mendampingi hingga ke lokasi, untuk tamu tidak dipatok harga," katanya.

Pengunjung yang dipandu, lanjutnya bisa memberi seikhlasnya saja kepada pemandu. Pemberian tamu itu nanti akan digunakan untuk peningkatan fasilitas wisata di lokasi itu.

Sementara, seorang pengunjung asal Kota Padang, Fadli (28) menyebut Sarasah Batang Kuran sangat cocok bagi yang ingin merasakan ketenangan.

"Lokasinya asri, alami, dan tenang," kata Fadli.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini: