Sukses

Faktor Utama Penyebab Pasien Positif Covid-19 di Sulut Meninggal Dunia

Liputan6.com, Manado Hingga Minggu, 21 Juni 2020, jumlah pasien positif Covid-19 di Sulut yang meninggal dunia mencapai 69 orang. Tingkat kematian menyentuh angka 8,29 persen dari jumlah keseluruhan.

"Kebanyakan yang meninggal dunia, penyebab utamanya adalah penyakit penyerta mereka, terutama pneumonia atau paru-paru basah," ungkap Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel, Minggu (21/6/2020).

Dari data yang ada, sekitar 95 persen pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia merupakan pasien yang memiliki penyakit penyerta. Penyakit lainnya seperti diabetes, ginjal, dan darah tinggi masih menjadi penyakit yang diwaspadai para tenaga medis.

"Terutama pada saat merawat pasien-pasien yang telah lanjut usia," ujarnya.

Dia juga membeberkan terkait fatality rate atau tingkat fatalitas kasus Covid-19 di Provinsi Sulut yang mencapai 8,29 persen.

"Fatality rate di Sulut paling tinggi di Indonesia, karena angka kasus penyakit tidak menular juga paling tinggi di seluruh Indonesia," ujarnya.

Beberapa penyakit tidak menular seperti hipertensi, Sulut menempati nomor satu di Indonesia. Kemudian diabetes melitus juga Sulut nomor satu di Indonesia. Kaitannya dengan Covid-19 adalah banyak pasien terkonfirmasi positif, juga mengidap penyakit-penyakit tersebut.

"Untuk penyakit-penyakit tidak menular yang menjadi penyakit penyerta Covid-19 ini, langkah antisipasinya adalah dengan mengubah gaya hidup, serta pola diet," papar Dandel.

Hingga Minggu (21/6/2020), akumulasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulut sebanyak 853 orang. Sebanyak 145 orang dinyatakan sembuh, 69 orang meninggal dunia, serta 638 orang dalam pemantauan dan perawatan.

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut: