Sukses

Pemotor di Bali Jatuh ke Jurang, Tewas Terseret Arus Sungai

Liputan6.com, Denpasar Tak ada yang tahu kapan dan bagaimana malaikat maut menghampiri kita. Ungkapan itu mungkin tepat untuk menunjukkan apa yang dialami oleh I Gede Restu (45). Dia tewas setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Jurusan Gadon–Kekeran di Banjar/Lingkungan Dangin Pangkung, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Badung, pada Rabu (27/5/2020) pukul 21.00 Wita.

Korban terlempar ke dalam jurang yang cukup curam. Tragisnya, tubuhnya hanyut terseret aliran air sungai yang deras. Saat ditemukan, korban asal Singaraja, Kabupaten Buleleng itu sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Kasubbag Humas Polres Badung, Iptu Gede Oka Bawa pada Kamis (28/5/2020) mengatakan, korban mengalami kecelakaan akibat hilang kendali. Sebelum kecelakaan menimpanya, korban datang dari barat Kekeran menuju Gadon, Kelurahan Kapal menggunakan sepeda motor Honda Vario DK 2252 OO.

“Setibanya di lokasi, motor korban oleng dan tak bisa dikendalikan. Akibatnya motor korban ke luar lintasan dan terjatuh. Pada saat terjatuh itulah korban terlempar ke dalam jurang hingga tubuh korban terjatuh ke aliran sungai. Tubuh korban pun terhanyut air ke arah selatan. Sementara motornya tidak ikut terjatuh,” kata Iptu Oka Bawa.

Warga yang melihat kejadian itu melapor ke Polsek Mengwi dan Basarnas bersama BPBD Kabupaten Badung. Pada saat dilakukan pencarian di sekitar lokasi, tim tidak menemukan korban. Sekitar 1,5 jam lamanya pencarian barulah korban ditemukan sekitar 100 meter ke arah selatan.

Pada saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Iptu Oka Bawa mengatakan, untuk sementara disimpulkan korban mengalami kecelakaan akibat motor korban lepas kendali. Untuk mengetahui faktor lain dari kejadian itu pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

“Jasad korban dievakuasi ke RSD Mangusada. Saya tidak berani menyimpulkan korban pada saat kecelakaan dipengaruhi alkohol. Nanti biarkan para medis yang memberi jawaban. Yang jelas pada saat itu korban mengendarai motor seorang diri. Sehingga kami memiliki keterbatasan informasi,” ujarnya.