Sukses

Kadispopar Musi Banyuasin Raih Juara di Asia Auto Gymkhana Cup 2019

Liputan6.com, Palembang - Kejuaraan Musi Banyuasin (Muba) Asia Auto Gymkhana (Slalom) Cup 2019 yang digelar di Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel), juga diikuti para putera daerah untuk kelas Executive.

Kegiatan yang digelar di Skyland International Circuit Muba Sumsel pada tanggal 30 November 2019 hingga 1 Desember 2019 ini, diikuti oleh 28 pembalap dari sembilan negara.

Sembilan negara yaitu Indonesia, Taiwan, India, Singapura, Malaysia, Brunei Darusalam, Hongkong, Kamboja, Vietnam dan Thailand.

Diantara beberapa kelas kejuaraan yang dipertandingkan, ada turnamen persahabatan yang digelar. Di kelas ini, ternyata salah satu putera daerah Sumsel menorehkan prestasi yang membanggakan. Muhammad Fariz yang mengikuti kelas Executive berhasil keluar sebagai juara.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Kadispopar) Kabupaten Musi Banyuasin ini mencetak waktu laju tercepat yaitu 34,427 detik. Laju kendaraannya yaitu Toyota Agya 1200 cc dengan durasi tercepat, dihasilkan pada Heat 2. Itu sekaligus memperbaiki raihan Heat 1 dengan 35,854 detik.

“Ini prestasi yang membanggakan, karena saya bisa mewakili daerah sendiri di ajang yang digelar di Kabupaten Musi Banyuasin Sumsel,” ujar Muhammad Fariz, Selasa (3/12/2019).

Posisi kedua secara mengejutkan direbut Ketua OC MAAGC Riduan Tumenggung dengan waktu tercepat 35,735 detik. Sedangkan di posisi ketiga ditempati Agus Raflen yang menjabat sebagai Ketua KONI Kabupaten Musi Banyuasin.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan ada 28 pebalap dari 9 negara yang ikut serta dalam event Gymkhana Cup ini, dipertandingkan dalam beberapa kelas seperti individual team, double championship dan e

Dalam turnamen Gymkhana (Slalom) Cup di Kabupaten Musi Banyuasin Sumsel ini, pebalap diadu skill di sirkuit permanen dengan tantangan berbeda dari turnamen Slalom yang lainnya.

“Selain teknik speed slalom mereka juga dapat memacu kendaraan dengan kecepatan maksimal. Event ini pertama kali dilakukan di sirkuit permanen," katanya.

 

2 dari 2 halaman

Sembilan Peserta Internasional

Diungkapkan Presiden Gymkhana Asian, Kwong Wing Yeun, pelaksanaan Gymkana di Kabupaten Musi Banyuasin merupakan pengalaman menarik, karena dilaksanakan di sirkuit.

"Safety barier yang dimiliki akan lebih baik dibandingkan pelaksaan pada trek dalam kota di jalan umum. Pebalap bisa melakukan teknik tanpa perlu khawatir akan keselamatan penonton," ungkapnya.

Adapun pebalap yang mengikuti turnamen Slalom di Bumi Serasan Sekate ini, yaitu Jakasem- Jadjang dari Thailand, Pov Techeng-SCM Sokosal asal Kamboja), Ho Ynwaverick-Wai Ming dari Hongkong, Tseng Kun Yao-Chu Chin Yi asal Taiwan.

Lalu ada Nguyeh Hong Vinh-Truong Nam Thanh dari Vietnam, Magendram Arunasalam-Mohd Shazly Farith dan Ng Aik Sha-Lho Wei Min asal Malaysia), Lim Boon Seng-Low Chor Yong Jeremy dan Kan Tsz Kong-Yap Hui Ching dari Singapura) serta Vidit Jain-Ashad dari India.

Dari Indonesia, pembalap nasional yang mengikuti ini yaitu James Sanger-Andriansya, Anggiana OHP-Ananta OHP dan Hardiko-Rinaldo.

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Fenomena Air Sumur Mendidih Gegerkan Warga Musi Banyuasin