Sukses

Pasar Hewan dan Tanaman Hias Yogyakarta Buka Malam Hari

Liputan6.com, Yogyakarta Beberapa waktu lalu terlihat event sampai malam hari di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta atau Pasty. Pasar Pasty yang akan buka sampai malam ini diungkapkan Kepala UPT Pasty, Bakoh Tupon Langkir Hadi kepada Liputan6.com.

"Tapi baru uji coba dan belum launching," katanya Kamis (8/8/2019).

Bakoh mengatakan program yang disebut sebagai Pasty Movement Point ini akan dilakukan dengan menggandeng sekitar 20 komunitas di Jogja untuk meramaikan tempat tersebut. Saat ini masih dalam tahap uji coba untuk memulai Pasty Movement Point ini.

"Menggandeng lebih dari 20 komunitas anak muda. Beberapa waktu yang lalu komunitas Reggae, Slanker kumpul dan juga berkreasi lewat musik di Pasty Movement Point," katanya.

Pasty Movement Point ini menurut Bakoh ada di sisi barat Pasty yang akan dibuka sampai malam dengan berbagai dukungan hiburan mulai dari kuliner, panggung musik, hingga skate park. Tentu dengan fasilitas penerangan hingga keamanan selama dibuka hingga malam.

"Dilengkapi juga Wifi, Co Working Space, serta 17 tenda untuk UKM berjualan kuliner. Dalam waktu dekat akan dilengkapi skate park," katanya.

Bakoh mengatakan setiap harinya Pasty buka mulai pagi hari hingga sore hari. Namun jika Pasty Movement Point sudah dilaunching maka akan buka sampai larut malam.

"Buka tutup pasar Pukul 05.00 WIB - 17.00 WIB. Kalo sampai malam nanti mulai dari Pukul 16.00 WIB -23.00 WIB," katanya.

Ia membuka bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam Pasty Movement Point. Sehingga tiap malam akan ada kegiatan dari komunitas yang ada di Yogyakarta.

"Di Pasty disediakan panggung, tribun, meja kursi, taman, lighting sound. Semua bisa digunakan secara gratis," katanya.

2 dari 2 halaman

Hidupkan Wisata Malam Sisi Selatan

Bakoh mengatakan nantinya jika Pasty Movement Point sudah dilaunching maka setiap malam akan ada penampilan dan hiburan. Sehingga masyarakat akan datang ke Pasty tidak hanya siang hari tapi juga malam hari.

"Untuk menghidupkan kawasan Jogja Selatan pada malam hari," katanya.

Setelah beberapa uji coba berhasil maka ia berharap Pasty Movement Point akan segera dilaunching tidak lama lagi. Hal ini melihat antusias masyarakat yang datang ke Pasty.

"Kemungkinan setelah 17 Agustus. Karena sebelum Tanggal 17 ada Idul Kurban kan," katanya.

Melihat uji coba beberapa waktu lalu dengan penampilan Kampoeng Reggae Rabu (31/7/2019) malam lalu. Ia berharap nantinya Pasty sisi barat ini akan menjadi lokasi kumpulnya para anak muda.

"Tempat kumpulnya komunitas anak muda. Kaum milenial. Agar tidak terfokus di Jogja Utara dan memberikan tempat serta fasilitas bagi kaum milenial untuk berkreasi," katanya.

Bakoh mengatakan Pasty terdapat 408 pedagang baik di sisi Timur maupun di sisi Barat. Nantinya sisi Barat Pasty akan dibuka sampai malam maka masyarakat akan memiliki pilihan lain menikmati hiburan di Yogyakarta.

" Barat ada 25 kios tapi tidak semua digunakan, sebagian untuk tempat makan, kongkow atau diskusi. Alhamdulilah ini mendapat respon baik dari masyarakat," katanya.

Simak video pilihan berikut

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Air Sungai Progo untuk Kulon Progo dan Bantul
Artikel Selanjutnya
Kapas Amerika Serikat Serbu Industri Tekstil Indonesia, Efek Perang Dagang?