Sukses

Penemuan Jasad Bayi Baru Lahir di Sungai Bedadung Jember

Liputan6.com, Jember - Sebuah tempat yang sepi di bawah jembatan Semanggi, Jalan Bengawan Solo, Kelurahan Sumber Sari, Kecamatan Sumber Sari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendadak ramai. Pasalnya, Umar (46), warga sekitar TKP, menemukan bayi diperkirakan berumur 1 hari di aliran Sungai Bedadung, Rabu, 19 September 2018.

"Bayi itu berjenis kelamin laki-laki, lengkap dengan ari-arinya, dengan terbalut kain handuk," tutur Kapolsek Sumber Sari, Kompol Nur Hadi Suseno.

Dia menjelaskan, bayi yang diperkirakan berumur 1 hari ini pertama kali ditemukan Umar, salah seorang warga sekitar yang hendak mandi di Sungai Bedadung, sekitar pukul 05.30 WIB.

Awalnya, dia mengira buntalan kain yang ditemukannya itu merupakan sampah yang dibuang warga, sebab benda tersebut terlihat mencolok di dekat bebatuan, di aliran sungai, yang debit airnya kecil.

Umar tidak menghiraukan benda yang terlihat seperti tumpukan sampah di sungai. Tetapi karena terlihat mencolok, dia berusaha mendekati benda itu. Rasa penasaran saksi akhirnya terjawab saat dia melihat kaki bayi.

"Ada mayat bayi, teriak Umar memberitahu warga sekitar," kata Nur Hadi.

Oleh warga lain, peristiwa itu langsung dilaporkan ke Mapolsek Sumber Sari, sekitar pukul 06.30 WIB. Rupanya informasi itu juga sudah sampai ke telinga warga di sekitar TKP sehingga warga mendatangi tempat tersebut.

Pihaknya langsung mendatangi TKP bersama petugas identifikasi Polres Jember dan Dinas Sosial Kabupaten Jember untuk melakukan olah TKP. Polisi masih mencari pasangan yang tega membuang bayi tersebut.

"Kami belum bisa memastikan siapa pelakunya, karena masih dalam proses penyelidikan," ucapnya.

Langkah awal yang dilakukan polisi, lanjut Nur Hadi, yakni mengevakuasi korban dan membawanya ke RSD Dokter Subandi Jember untuk divisum. Bayi tersebut ditemukan sudah meninggal dunia.

"Di sekitar jenazah bayi tidak ditemukan adanya ceceran darah. Bahkan, jenazah bayi tersebut sudah dibersihkan dan diperkirakan lahir lima jam sebelum ditemukan warga," ujar Nur Hadi.

 

Simak video pilihan berikut ini: