Liputan6.com, Bengkulu - Puluhan warga berunjuk rasa menolak pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di kantor Badan Lingkungan Hidup Provinsi Bengkulu.
Korlap aksi, Ayub Saputra dalam orasinya menyatakan polusi udara yang ditimbulkan oleh PLTU sangat membahayakan kehidupan masyarakat kelurahan Teluk Sepang sebagai lokasi pembangunan PLTU.
"Polusi udara yang bisa ditimbulkan PLTU adalah pembunuh senyap dan penyumbang polusi udara terbesar di dunia," ujar Ayub di Bengkulu, Jumat, 26 Agustus 2016.
Menurut Ayub, polusi yang ditimbulkan itu tidak hanya berdampak pada manusia tetapi juga terhadap lingkungan hidup lain, terutama hewan dan tumbuhan di sekitar kawasan.
"Menghirup udara segar adalah hak mendasar bagi rakyat, negara harus menjamin hak ini," ucap dia.
Rencana pembangunan PLTU oleh PT Tenaga Listrik Bengkulu ini ternyata sudah melalui kajian dan analisis yang mendalam.
Kepala Badan Lingkungan Hidup Provinsi Bengkulu Syofwin Saiful menyatakan, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang diajukan sudah sangat layak dan bisa direkomendasikan untuk diteruskan kepada para pihak terlibat.
"Ada beberapa catatan yang mengemuka saat rapat pembahasan Amdal, tetapi secara umum akan dibahas kembali dalam pertemuan final yang akan dibahas secara bersama," ungkap Syofwin.
Terpisah, Ketua Tim Penyusunan Amdal PT Tenaga Listrik Bengkulu Yunofrizal mengatakan, dampak energi yang dihasilkan jika PLTU ini dibangun adalah masyarakat akan disuplai listrik sebesar 2x100 megawatt. Selama ini, Bengkulu kekurangan pasokan listrik sebesar 100 MW.
"Ini merupakan bagian dari penuntasan krisis listrik di Indonesia," kata Yunofrizal.
Dampak ekonomi yang bisa dinikmati masyarakat juga sangat besar. PLTU ini akan memberikan sumbangan pendapatan negara sebesar Rp 5 juta setiap jam operasi pembangkit. Jika dikalikan 24 jam setiap hari, perusahaan ini akan menyumbang dana sebesar Rp 3,6 miliar selama satu bulan.
"Angka itu baru sumbangan dari kompensasi tenaga listrik. Belum lagi tenaga kerja dan bina lingkungan yang akan kami lakukan," kata Yunofrizal.
Kurang Listrik, Warga Bengkulu Tolak Pembangunan PLTU
Dengan pembangunan PLTU, Bengkulu bisa dapat tambahan pasokan listrik sebesar 2x100 megawatt.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1329227/original/082464600_1472198718-IMG_20160826_092434.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355036/original/052934100_1790070144-FALSE__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353323/original/048061500_1789960533-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T101401.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354582/original/028931500_1790055624-cek_bansos_-_cek_fakta.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372310/original/053119400_1476320834-bengkulu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2757756/original/051427300_1553165397-PJB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5317365/original/072051700_1755332798-1000013890.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2759463/original/087656500_1553340810-PLTU_Paiton_6.jpg)