Liputan6.com, Makassar - 2 Kelompok imigran asing dari Sudan dan Afganistan bentrok di dekat Wisma Bugis Jalan Perintis Kemerdekaan 7 Kecamatan Tamalanrea, Makassar. Bentrok terjadi sekitar pukul 21.00 WITA, Rabu 9 September 2015.
Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Makassar, Kompol Andi Husnaeni, membenarkan kejadian tersebut. Hanya saja, pihaknya masih melakukan pendataan korban dari kedua kubu.
"Iya benar, anggota masih mengambil data identitas korban masing-masing dari kelompok imigran Sudan maupun Afganistan. Sampai saat ini juga belum diketahui motifnya," kata Husnaeni saat dikonfirmasi via telepon.
Data yang dihimpun Liputan6.com, bentrok kedua kelompok imigran tersebut terjadi setelah mereka terlibat adu mulut. Kedua kelompok kemudian saling serang.
Sejumlah korban dari kelompok imigran Sudan menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Awal Bross Makassar, sedangkan korban dari kelompok imigran Afganistan menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Daya Makassar.
"Korban dari masing-masing kubu sengaja dipisahkan agar pertikaian tidak berlanjut dan informasi sementara beberapa orang dari kelompok imigran Afganistan sedang diambil keterangannya di Polsek Tamalanrea Makassar," ucap Husnaeni.
Beberapa dari korban, kata dia, ada yang mengalami luka bacok di sekitar bahu, tangan dan kepala. "Beberapa korban dari kedua kelompok tersebut mengalami luka robek di kepala, bahu dan lengan kemungkinan terkena sajam. Tapi saya tunggu dulu informasi laporan dari Kapolsek yah," tukas Husnaeni. (Bob/Ron)
Imigran Sudan dan Afganistan Terlibat Bentrok di Makassar
Ada yang mengalami luka bacok di sekitar bahu, tangan dan kepala.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/971907/original/018143100_1440998351-bentrok3.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491146/original/066985700_1770086696-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-03T094228.234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354030/original/018131800_1789992594-cek_fakta_KM_Virgo_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4769936/original/006475700_1710237097-bank_papua_hoaks.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5141760/original/081875600_1740382803-IMG-20250224-WA0113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353160/original/010798800_1789913522-WhatsApp_Image_2026-09-20_at_21.09.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325047/original/015331600_1786795873-WhatsApp_Image_2026-08-15_at_19.01.34.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4275809/original/012685800_1672284944-20221229-India-Kashmir-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307715/original/096427700_1785063211-63548.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5150575/original/008266800_1741078241-20250220_161308.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7824588/original/098674800_1780643713-1001330902.jpg)