Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-40 · Ayat 10

Gafir Ayat 10

Maha Pengampun · Makkiyah · 85 ayat

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا يُنَادَوْنَ لَمَقْتُ اللّٰهِ اَكْبَرُ مِنْ مَّقْتِكُمْ اَنْفُسَكُمْ اِذْ تُدْعَوْنَ اِلَى الْاِيْمَانِ فَتَكْفُرُوْنَ

Innal-lażīna kafarū yunādauna lamaqtullāhi akbaru mim maqtikum anfusakum iż tad‘ūna ilal-īmāni fatakfurūn(a).

Arti

Sesungguhnya orang-orang yang kafir, kepada mereka (pada hari Kiamat) diserukan, “Sungguh, kebencian Allah (kepadamu) jauh lebih besar daripada kebencianmu kepada dirimu sendiri, ketika kamu diseru untuk beriman lalu kamu mengingkarinya.”

Tafsir

Tafsir Wajiz

Sesungguhnya bagi orang-orang yang kafir, kepada mereka pada hari Kiamat itu diserukan oleh para malaikat, “Sungguh, kebencian Allah, kepadamu, wahai orang-orang yang durhaka, jauh lebih besar daripada kebencianmu kepada dirimu sendiri, karena ketika kamu diseru oleh rasul dan orang-orang beriman untuk beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, lalu kamu mengingkarinya dengan menolak seruan itu.”

Tafsir Tahlili

Pada ayat ini, Allah menerangkan bahwa di akhirat orang-orang kafir yang sedang berada di dalam neraka merasakan azab yang amat pedih, saling membenci dan melaknat antara satu dengan yang lain. Bahkan mereka membenci diri mereka sendiri karena perbuatan yang telah dilakukannya di dunia yang menyebabkannya masuk neraka. Namun, malaikat berkata kepada mereka, “Sesungguhnya kebencian Allah pada saat kalian menolak seruan para nabi lebih besar dibandingkan dengan kebencianmu terhadap dirimu sendiri ketika menghadapi siksa neraka.” Firman Allah:

اَلْاَخِلَّاۤءُ يَوْمَىِٕذٍۢ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ اِلَّا الْمُتَّقِيْنَ ۗ ࣖ ٦٧ (الزخرف)

Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa. (az-Zukhruf/43: 67)

Dan firman-Nya:

ثُمَّ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ يَكْفُرُ بَعْضُكُمْ بِبَعْضٍ وَّيَلْعَنُ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۖ

…Kemudian pada hari Kiamat sebagian kamu akan saling mengingkari dan saling mengutuk… (al-‘Ankabūt/29: 25)

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.