Sukses

Timses Jokowi: Slogan Make Indonesia Great Again Sama dengan Indonesia Hebat

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Abdul Kadir Karding menilai, slogan Make Indonesia Great Again yang disuarakan capres Prabowo Subianto telah lebih dulu dilakukan oleh Joko Widodo.

Menurutnya slogan Make Indonesia Great Again adalah representasi slogan Jokowi saat kampanye Pilpres 2014 yakni Indonesia Hebat.

"Jadi Make Indonesia Great Again itu sudah diterapkan sebelumnya oleh Pak Jokowi, itu sama saja kan dengan Indonesia Hebat. Great itu hebat," kata Karding di posko pemenangan Jokowi-Maruf, Jalan Cemara, Jumat (12/10/2018).

Menurutnya, slogan yang dicetuskan oleh Donald Trump saat Pilpres Amerika dan dikutip ulang oleh Prabowo dengan mengubah kata Amerika menjadi Indonesia hanya mencerminkan ketiadaan prinsip.

Ditambah lagi, kata Karding, dari slogan tersebut dikhawatirkan bisa memicu isu rasisme, seperti yang terjadi saat Trump berkampanye hingga akhirnya terpilih menjadi Presiden Negeri Paman Sam itu.

"Kalau diterapkan khawatir mencontoh langkah-langkah yang dilakukan Mr Trump, membangun rasisme sebagai basis isu utama kebijakan utama, membangun perbedaan SARA begitu menonjol agama tertentu diunggulkan agama lain dinegasikan. Kita di Indonesia adalah Pancasila," tandasnya.

 

 

* Update Terkini Asian Para Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru di Sini.

2 dari 2 halaman

Make Indonesia Great Again

Sebelumnya, capres Prabowo Subianto meniru kalimat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada saat Pemilu AS 2016, 'Make America Great Again'. Perkataan Trump tersebut diucapkan dengan menggantikan kata America dengan Indonesia.

"Kenapa bangsa Indonesia tak berani bilang Indonesia first, make Indonesia great again? Kenapa tidak ada pemimpin yang berani bilang gitu?" lantang Prabowo saat berpidato di Rakernas LDII, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis 11 Oktober 2018.

Kalimat 'Make America Great Again' populer dalam Pilpres Amerika pada 2016 lalu. Slogan tersebut dipopulerkan oleh Presiden AS Donald Trump. Pada 1980, Ronald Reagen mantan Presiden Amerika juga mengucapkan hal sama dalam kampanyenya.

Perkataan Prabowo tersebut terlontar usai membahas soal Neoliberalisme, sebagai paham ekonomi yang mengacu pada filosofi ekonomi-politik akhir-abad keduapuluhan.

"Karena semua negara berhasil adalah negara yang mampu mempertahankan ekonominya masing-masing. Dulu di Orde Baru saya percaya Neolib, saya percaya yang orang kaya sedikit dahulu tapi nanti nurun ke bawah. Tapi ternyata turunnya (sekarang) cuma setetes-setetes," ujarnya.

 

Reporter: Yunita Amalia

Sumber: Merdeka.com

Artikel Selanjutnya
Bertemu PM Vietnam, Jokowi Minta Kerja Sama Berantas Ilegal Fishing Terealisasi
Artikel Selanjutnya
Superhero Jokowi dan Make Indonesia Great Again Prabowo