Sukses

Megawati: Penjaringan dan Penyaringan Pilkada 2020 Terbuka dan Demokratis

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengatakan, proses penjaringan dan penyaringan untuk Pilkada 2020 sudah direncanakan dengan baik. Lantaran, Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul sudah bekerja terus menerus, memastikan semuanya berjalan dengan matang.

"Maka tanggal 19 ini kami telah merencanakan di dalam rapat DPP partai saya memutuskan bahwa kalau mereka-mereka yang telah melalui penjaringan dan penyaringan dalam rapat DPP yang dilakukan terus menerus, terutama dengan penjurunya itu adalah Bapak Bambang Pacul yang dengan sabar, boleh dikatakan hampir setiap hari memanggil yang namanya struktur untuk menanyakan," kata Megawati di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu 19 Februari 2020.

Dia pun menegaskan, proses penjaringan untuk pilkada yang dilakukan PDIP sudah terbuka dan demokratis.

"Karena memang di jenjang pencarian dalam penjaringan dan penyaringan di PDI Perjuangan itu menurut saya sangat terbuka dan demokratis. Karena semuanya itu dari bawah," ucap Megawati.

Karenanya, jika ada yang mencoba menutupi proses tersebut, kemungkinannya sangat kecil. Apalagi, di kalangan masyarakat sudah sangat mengetahui siapa calon yang akan mereka pilih. Sehingga, mekanisme ini harus terus dilaksanakan ke depannya.

"Tentunya dengan perbaikan-perbaikan yang harusnya memang terus dilakukan. Setelah itu melalui fit and proper test, lalu wawancara, lalu psikotest," ungkap Megawati.

2 dari 3 halaman

Incumbent tetap seleksi

Presiden Kelima RI ini menyadari, sebagian besar calon yang diumumkan diusung PDIP adalah incumbent. Namun, kata dia, tetap proses seleksi.

"Jadi telah melalui proses yang lalu. Sehingga saya memutuskan, yang kalau saya merasa ragu, saya bilang dia harus melalui lagi. Tetapi kalau saya lihat keberhasilannya baik, saya bilang sudah cukup," kata Megawati.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: