Sukses

Nasdem Targetkan 14 Kursi DPR RI dari Jatim

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh optimistis partainya mampu mendapat 14 kursi di Jawa Timur dari 11 daerah pemilihan di sana yang harus dimenangkan.

"Kalau di 11 Dapil saya pikir paling tidak ada 14 (kursi) sedikit-sedikitnya," ujar Surya di Kantor Bappilu Jatim NasDem, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (9/2/2019).

Surya pun meminta seluruh calon legislatif dan kader NasDem rutin berkonsolidasi. Ia yakin, kerja keras di Jatim akan berimbas baik.

Aktivitas para kader di Jatim dinilainya dapat menjadi contoh bagi wilayah lain.

“Tahapan konsolidasi terus menerus dilakukan, kan kalau itu kita tidak dilakukan bagaimana kita bisa mengharapkan sebuah hasil yang optimal,” tuturnya.

Target di Pulau Jawa, Partai NasDem bisa mendapatkan 40 kursi di DPR RI. Sementara untuk luar Jawa, Surya memiliki target 41 daerah pemilihan yang diharapkan dapat menyumbang lebih dari 50 kursi.

“Kalau di seluruh nasional saya pikir dari target 100 itu paling meleset ya 10 persenlah. Ada variabelnya. Untuk di Jawa ini saya enggak harap banyak, dapat 40 kursi cukup,” ucap Surya.

"Karena memang penerimaan NasDem di luar Jawa itu lebih besar dibandingkan dengan wilayah Pulau Jawa, itu harus diakui," tandas dia.

2 dari 2 halaman

Tak Lakukan Propaganda

Surya Paloh menegaskan Partai Nasdem akan tetap menjaga kesejukan dalam berpolitik. Dia mengatakan Nasdem tidak akan melontarkan kebohongan hanya demi elektabilitas.

"Kita berjanji pada diri kita, kita tidak akan melakukan propaganda murahan, kita tidak melakukan fitnah, kita tidak memutarbalikkan fakta yang hitam itu putih yang putih itu hitam, dan itu bukan Nasdem," ujar Surya Paloh di Crown Victoria Crown, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat 8 Februari 2019.

Surya mengatakan, sebagai partai, Nasdem berkewajiban untuk membangun kesadaran politik di Indonesia. Hal ini juga demi memajukan kehidupan bangsa.

Karenanya, proses pendidikan politik perlu menekankan semangat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sebab, telah banyak tersebar pemberitaan di sosial media yang Surya anggap berpotensi memisahkan golongan.

Padahal, perbedaan pendapat merupakan suatu hal yang lazim terjadi dalam sistem demokrasi.

"Mulai terjadi garis pisah seakan-akan politik aliran, golongan, itu jauh melebihi kepentingan politik kebangsaan. Itu yang merisaukan hati kita," tutur Surya

"Sekali lagi Nasdem ini mengajak marilah kita sebuah komponen masyarakat ini, para peserta pemilu boleh pilihannya berbeda, tapi Nasdem tetap menjaga dan mengajak kita semua bersaudara," lanjut dia.

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

Mahasiswa Ajak Masyarakat Boikot Pemilu

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Ribuan Caleg Sembunyikan Data Pribadi
Artikel Selanjutnya
HEADLINE: Ribuan Caleg Rahasiakan Data Pribadi, Ada Sanksinya?