Sukses

Surya Paloh: Nasdem Tidak Akan Lakukan Propaganda Murahan

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh berjumpa dengan ribuan kader partainya di Crown Victoria Hotel, Tulungagung, Jawa Timur untuk memberikan pengarahan dalam menghadapi Pilpres 2019. Dalam arahannya, ia menegaskan Partai Nasdem akan tetap menjaga kesejukan dalam berpolitik.

Surya mengatakan, Nasdem tidak akan melontarkan kebohongan hanya demi elektabilitas. Ia pun mengingatkan para kader dan calon legislatifnya untuk tetap memajukan gagasan pikiran politik tanpa perlu memaksa.

"Kita berjanji pada diri kita, kita tidak akan melakukan propaganda murahan, kita tidak melakukan fitnah, kita tidak memutarbalikkan fakta yang hitam itu putih yang putih itu hitam, dan itu bukan Nasdem," ujar Surya Paloh di Crown Victoria Crown, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat 8 Februari 2019.

Surya mengatakan, sebagai partai, Nasdem berkewajiban untuk membangun kesadaran politik di Indonesia. Hal ini juga demi memajukan kehidupan bangsa.

Karenanya, proses pendidikan politik perlu menekankan semangat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sebab, telah banyak tersebar pemberitaan di sosial media yang Surya anggap berpotensi memisahkan golongan.

Padahal, perbedaan pendapat merupakan suatu hal yang lazim terjadi dalam sistem demokrasi.

"Mulai terjadi garis pisah seakan-akan politik aliran, golongan, itu jauh melebihi kepentingan politik kebangsaan. Itu yang merisaukan hati kita," tutur Surya

"Sekali lagi Nasdem ini mengajak marilah kita sebuah komponen masyarakat ini, para peserta pemilu boleh pilihannya berbeda, tapi Nasdem tetap menjaga dan mengajak kita semua bersaudara," lanjut dia.

2 dari 3 halaman

Jaga Persatuan

Surya pun menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam kontestasi pemilu. Nasdem pun menempatkan kepentingan persatuan bangsa di atas kepentingan partainya.

"Bahkan kepentingan persatuan bangsa di atas kepentingan Pilpres, kepentingan keutuhan bangsa di atas kepentingan Pileg. Kalau memang bangsa ini jelas akan runtuh, akan bercerai-berai karena Pilpres, karena Pileg, Ketua Umum Nasdem menyatakan lebih baik tidak usah ada Pilpres," ungkap Surya.

Dia mengatakan, yang lebih perlu dipahami adalah bukan hanya hak yang dibutuhkan, tapi juga kewajiban. Dengan demikian, keseimbangan di negara ini akan terjadi.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Mahasiswa Ajak Masyarakat Boikot Pemilu

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Ribuan Caleg Sembunyikan Data Pribadi
Artikel Selanjutnya
Cegah Korupsi, Nasdem Tidak Potong Gaji Kadernya di Parlemen