Sukses

Ganjar: Gus Dur Bilang Mahfud Seperti Peluru, Nembak ke Mana-mana

Menurut Ganjar, sikap Mahfud memang di luar kebiasaan orang lain. Namun, tujuan Mahfud baik yakni memberantas korupsi.

Liputan6.com, Jakarta - Calon Presiden (capres) nomor urut 03 Ganjar Pranowo menyampaikan, Cawapres Mahfud Md, telah lama dikenal sebagai sosok pemberani dan mau melawan ke arah mana saja apabila ia benar.

"Pak Mahfud ini kata ayahanda (Yenny Wahid), Gus Dur, dia itu seperti peluru tak terkendali. Jadi bisa nembak ke mana-mana. Tapi sebenernya misinya bagus beliau," kata Ganjar di Salemba, Jakarta Pusat, Senin (22/1/2024).

Menurut Ganjar, sikap Mahfud memang di luar kebiasaan orang lain. Namun, tujuan Mahfud baik yakni memberantas korupsi.

"Misinya apa? Tidak ada korupsi. Kalau kemudian sebuah kasus macet, dia berondong itu. Gayanya ya gaya beliau. Di luar kebiasaan yang ada," kata dia.

Oleh karena itu, ia memastikan ia dan Mahfud adalah paslon yang tidak memiliki beban masa lalu.

"Nah buat saya ini panggilan sejarah saja. Dan saya dengan Pak Mahfud tidak ada beban apa-apa," ujar dia.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti mengatakan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 03 Mahfud Md tampil memukau dalam debat Pilpres 2024, Minggu malam 21 Januari 2023. Ray menilai Mahfud menguasai materi debat.

"Mahfud Md, seperti biasa, tampil memukau. Penguasaan materi, cara menyampaikan, data yang disajikan dan menopang visi mereka dengan rekam jejak keberhasilan," ujar Ray dalam keterangannya, Senin (22/1/2024).

"Pak Mahfud layak dinobatkan sebagai pemenang dalam debat cawapres ini. Dan karenanya mendapat poin 3. Cak Imin dan Gibran seimbang, mandapat poin masing-masing 1," dia menambahkan.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Cak Imin Tampil Lebih Baik

Ray menyebut, cawapres nomor 01 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin juga tampil lebih baik dari debat sebelumnya. Menurutnya, Cak Imin lebih siap menghadapi debat kali ini dengan sejumlah materi yang disampaikan.

"Sekalipun diledek Gibran karena baca catatan, tetapi jelas ada perkembangan dari debat pertama. Dua celetukan Cak Imin soal Gibran lumayan menggelitik, satu yang penting bukan catatan dari Mahkamah Konstitusi dan kedua soal keberlanjutan kekuasaan," kata Ray.

Sementara itu, lanjut dia, cawapres nomor 02 Gibran Rakabuming Raka tampil lebih menyerang. Dia sudah memprediksi debat kedua cawapres sebagai ajang balas dendam atas situasi debat sebelumnya yang menimbulkan banyak tangis di kalangan pemilih Prabowo Subianto.

Ray menilai, Mahfud dan Cak Imin bisa menangkis serangan dari anak sulung Presiden Joko Widodo itu. Ray menyinggung soal pernyataan Jokowi yang menginginkan debat tak menyerang personal. Ia mengatakan Gibran juga sempat mendapat teguran karena terlalu bersemangat.

"Saya jadi teringat komentar Pak Jokowi atas debat ke tiga sebelumnya. Pak Jokowi menyatakan agar di dalam debat tidak ada serangan personal dan bertujuan untuk pendidikan politik. Apakah kiranya debat malam ini merupakan contoh debat beretika dan penuh pendidikan politik?," jelas Ray.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.