Inikah Pengganti Wuling Air EV di Indonesia?

Wuling Motors ternyata telah mendaftarkan merek dagang baru di laman Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI)

Diterbitkan 07 Juni 2026, 09:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wuling Motors telah mendaftarkan merek dagang baru, Aira EV di laman Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI). Nama ini, diyakini bakal menjadi mobil listrik terbaru jenama asal China tersebut di Indonesia.

Nama Aira EV sendiri, diajukan oleh SAIC GM Wuling Automobile Co., Ltd, pada 8 April 2026. Meskipun namanya sudah terdaftar, namun bentuk mobilnya belum terungkap, dan kabarnya kendaraan tersebut dihubungkan dengan Hongguan Mini EV, yang telah meluncur beberapa bulan lalu di Tiongkok.

Dijelaskan Brian Gomgom, Brand Communication Senior Manager Wuling Motors, pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih dalam terkait model ini.

"Kami belum bisa memberikan informasi apa-apa mengenai nama tersebut, termasuk akan dipakai di produk apa itu belum bisa kami informasikan," jelas Gomgom, saat ditemui di Purwokerto, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Dirinya juga menyebutkan, pendaftaran sebuah merek atau nama ini sejatinya adalah bagian dari strategi serta langkah preventif perusahaan untuk mendaftarkan aset intelektual Wuling Motors.

"Tetapi yang pasti, kami saat ini memang sedang fokus untuk mengenalkan atau mensosialisasikan dua produk yang menggunakan teknologi Wuling, yakni Darion dan Eksion," tegas Gomgom.

Berbicara Hongguang Mini EV sendiri merupakan mobil listrik perkotaan yang memiliki dimensi ringkas, harga terjangkau, namun dengan teknologi yang cukup mumpuni.

Spesifikasi Hongguang Mini EV

Dari sisi performa, Wuling Hongguang Mini EV 2026 masih mengandalkan motor listrik berdaya 30 kW dengan sistem penggerak roda belakang.

Akselerasi dari 0 hingga 50 km/jam mampu dicapai dalam waktu sekitar 4,56 detik, cukup responsif untuk kebutuhan lalu lintas perkotaan yang dinamis.

Sementara itu, kecepatan maksimalnya berada di kisaran 100 km/jam. Angka ini menegaskan bahwa mobil ini memang dirancang untuk mobilitas dalam kota, bukan perjalanan jarak jauh di jalan tol.