Liputan6.com, Jakarta - Pasar otomotif roda dua pada awal 2026 menghadapi sejumlah tantangan. PT Wahana Makmur Sejati (WMS), main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Jakarta dan Tangerang, menyebut kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari datangnya Ramadan lebih awal hingga banyaknya hari libur nasional di awal tahun.
Chief Marketing Officer PT Wahana Makmur Sejati, Edi Setiawan, menjelaskan bahwa menjelang Hari Raya Idul Fitri, pasar sepeda motor di wilayah Jakarta dan Tangerang memang kerap mengalami perlambatan.
Menurutnya, fenomena ini bukan hal baru karena menjelang Lebaran banyak konsumen yang mengalihkan anggaran mereka dari pembelian kendaraan ke kebutuhan lain, seperti biaya mudik dan kebutuhan rumah tangga.
Advertisement
“Di wilayah kami, sebelum Idul Fitri pasar memang biasanya mengecil. Orang-orang lebih fokus mempersiapkan kebutuhan Lebaran, sehingga pengeluaran mereka beralih dari membeli kendaraan ke hal-hal lain,” ujar Edi Setiawan saat ditemui di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (5/3/2026).
Selain faktor Ramadan yang datang lebih awal pada tahun ini, kondisi pasar juga dipengaruhi oleh banyaknya hari libur nasional yang berdekatan. Salah satunya adalah libur Hari Raya Nyepi yang turut memicu masyarakat untuk bepergian atau berlibur.
Situasi ini membuat masyarakat lebih memilih mengalokasikan anggaran mereka untuk aktivitas perjalanan dibandingkan membeli kendaraan baru.
“Semua orang libur, semuanya jalan-jalan, semuanya mengeluarkan uang. Kami yang di industri ini jadi tidak kebagian,” kata Edi sambil bercanda, namun tetap menggambarkan dampak nyata yang dirasakan industri sepeda motor.
Meski pasar sedang lesu, performa penjualan WMS pada awal tahun 2026 masih tergolong stabil. Division Head of Sales PT Wahana Makmur Sejati, Olivia Widyasuwita, mengungkapkan bahwa penjualan pada Januari hingga Februari 2026 masih hampir sejajar dengan periode yang sama pada tahun lalu.
Menurutnya, terdapat kenaikan tipis sekitar 1 persen dibandingkan dengan dua bulan pertama 2025.
Olivia juga menyebut bahwa sejumlah pameran otomotif yang digelar pada awal tahun cukup membantu menjaga performa penjualan. Strategi jemput bola melalui pameran dan event dinilai lebih efektif dibandingkan hanya menunggu konsumen datang langsung ke dealer.
“Kami merasa cara yang lebih efektif sekarang adalah dengan melakukan pameran atau event. Ini jauh lebih efektif daripada hanya mengandalkan konsumen yang datang langsung ke dealer,” ujar Olivia.
Siap Bangkit Pasca-Lebaran
Lebih lanjut, Olivia menjelaskan bahwa karakter pasar di Jakarta dan Tangerang memiliki pola yang sedikit berbeda dibandingkan daerah lain di Indonesia.
Pada momen Lebaran, banyak masyarakat yang pulang kampung sehingga kebutuhan untuk membeli sepeda motor baru menjadi tidak terlalu mendesak. Hal ini membuat penjualan sepeda motor biasanya melambat menjelang Idul Fitri.
“Di Jakarta dan Tangerang, banyak orang yang pergi mudik saat Lebaran, jadi mereka lebih fokus untuk membiayai perjalanan, bukan membeli kendaraan baru. Jadi penjualan sepeda motor memang cenderung turun pada periode ini,” jelasnya.
Meski demikian, WMS tetap optimistis dengan prospek pasar sepeda motor setelah masa libur Lebaran berakhir.
Menurut Olivia, periode setelah Idul Fitri justru kerap menjadi momentum peningkatan penjualan. Saat masyarakat kembali ke kota dan aktivitas ekonomi berjalan normal, kebutuhan akan kendaraan pribadi kembali meningkat.
Tak hanya bagi mereka yang kembali dari kampung halaman, tetapi juga bagi para pendatang baru yang datang ke Jakarta untuk bekerja.
“Setelah Lebaran, pasar biasanya kembali naik. Bahkan bagi kami, periode setelah Lebaran adalah puncak penjualan. Banyak orang yang mulai mencari kendaraan setelah kembali dari mudik atau bagi pendatang baru yang datang untuk bekerja,” tambah Olivia.
Dengan pola tersebut, WMS optimistis pasar sepeda motor akan mulai membaik pada kuartal kedua 2026.
Di tengah kondisi pasar yang menantang, WMS tetap menjaga optimisme dengan memperkuat ekspansi bisnis, khususnya di sektor jaringan ritel. Diversifikasi lini bisnis yang dimiliki Wahana Group juga menjadi faktor yang membantu menjaga stabilitas perusahaan.
“Tanpa ekspansi kami juga tidak bisa bertumbuh. Kami tetap optimistis meski pasar sedang lesu, karena kami punya beberapa lini bisnis yang dapat menyeimbangkan performa industri sepeda motor,” jelas Edi.
Dalam kesempatan buka puasa bersama dengan media, Wahana Artha Group (WAG) juga memperkenalkan salah satu lini bisnisnya, yaitu PT Isla Bioinnovation Utama yang bergerak di bidang Bio-Catalyst & Additives.
Perusahaan ini menghadirkan produk unggulan dengan merek Verdeen, yang merupakan inovasi berbasis bio-catalyst dan additives untuk mendukung efisiensi serta performa mesin.
Kehadiran Verdeen menjadi bagian dari langkah WAG dalam memperluas bisnis berbasis inovasi sekaligus menghadirkan solusi yang lebih ramah lingkungan bagi berbagai kebutuhan industri.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304320/original/074308900_1784712554-cek_fakta_lowongan_SKK_Migas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365270/original/068589700_1537681835-20180923-Pawai-Kampanye-Damai-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304429/original/014311000_1784714561-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3615616/original/062698500_1635400006-WMS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530318/original/080418500_1773406167-20260313_194411.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514456/original/067313300_1772090955-20260226_141116.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4096766/original/049720000_1658425314-ADV160_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4858666/original/058955600_1717999287-Mesin_Tempel_Yamaha.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499024/original/079056900_1770752715-20260206_161750_lmc_8.4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497261/original/030198400_1770622328-20260209_134220_lmc_8.4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4814195/original/014940800_1714131973-YangWang_sedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1692439/original/063200800_1503805346-20170827-Samsat-Keliling-AY1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522072/original/090646100_1772712470-3._Pengunjung_dengan_MGS5_EV.jpeg)