Sukses

Airlangga Hartarto Capres Partai Golkar Punya Jaguar, Merek Mobil dari Mana?

Liputan6.com, Jakarta - Musyawarah Nasional 2019 Partai Golkar memutuskan untuk mengusung Airlangga Hartarto sebagai calon presiden 2024. Keputusan munas tersebut juga diperkuat hasil keputusan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) hingga rapat kerja nasional (Rakernas) yang digelar setelah Munas 2019.

Capres dari partai Golkar ini sudah menyampaikan laporan harta kekayaan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan data di situs e-LHKPN KPK, total harta kekayaan Airlangga mencapai Rp 425,60 miliar. Hal itu berdasarkan laporan 2021 yang disampaikan 30 Maret 2022.

Berikut rincian koleksi alat transportasi dan mesin dengan total nilai Rp. 2.564.000.000

  1. Mobil, Jaguar, pada 2010, hasil sendiri Rp. 400.000.000
  2. Mobil, Toyota Vellfire  2017, hasil sendiri Rp. 785.000.000
  3. Mobil, Toyota JEEP LC 200 HDTP 2014, hasil sendiri Rp 1.000.000.000
  4. Mobil, Toyota Kijang Innova 2015, hasil sendiri Rp 179.000.000
  5. Mobil, Toyota Kijang Innova 2016, hasil sendiri Rp 200.000.000

Berdasarkan data tersebut, dapat terlihat bahwa Airlangga Hartarto sang capres Golkar memiliki 1 mobil Jaguar dengan nilai Rp. 400.000.000. Sayangnya tidak disebutkan model Jaguar yang dimilikinya.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Sejarah Jaguar

Bagi Anda yang belum tahu, Jaguar dikenal sebagai sebagai merek mobil mewah, produsen asal Inggris ini awalnya memiliki nama yang berbeda. Dikutip dari otosia.com, saat pertama kali didirikan oleh entrepreneur Inggris bernama William Walmsley dan William Lyons pada tahun 1922, pabrikan yang mereka dirikan memiliki nama Swallow Sidecar Company.

Pada 1935, Swallow Sidecar Company menjalin kerja sama dengan produsen sasis Standard Motor Company, dan melahirkan Standard-Swallow(SS) dengan produk sedan SS Jaguar.

Setelah pecahnya perang dunia kedua, rupanya SS memiliki makna lain di mata publik, sehingga pabrikan ini harus mencari nama baru setelah perang usai pada tahun 1945. Singkat cerita, lahirlah merek Jaguar.

Dipilihnya nama Jaguar karena kucing besar tersebut melambangkan keanggunan, kekuatan, dan kecepatan seperti yang terdapat pada produk-produknya. Pada saat yang sama, lambang kucing besar melompat pun lahir sebagai identitas Jaguar, dan lambang tersebut tetap bertahan hingga hari ini.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS