Sukses

Buat yang Belum Paham, Ini Alasan Tak Boleh Main Handphone Saat Isi BBM di SPBU

Liputan6.com, Jakarta - Saat melakukan pengisian bensin di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU), pasti tidak asing dengan berbagai larangannya. Salah satunya, jangan memainkan handphone, karena memang memiliki dampak yang bahaya bagi pengemudi atau orang lain.

Bahkan, banyak video rekaman CCTV yang beredar dimana ledakan terjadi dari mobil atau pun motor dan diduga karena pengguna kendaraan sedang memainkan handphone-nya. Apa benar handphone bisa memicu ledakan saat pengisian bahan bakar?

Pengelola SPBU Pertamina di Lampung, Santo Tarihoran, mengatakan handphone memang bisa memicu percikan api yang akan menyebabkan ledakan saat pengisian bahan bakar.

"Handphone itu kan ada sinyal, nah sinyal itu penghantarnya kan udara. Saat mengisi BBM kan ada uap gas, biasanya kalau uap dan sinyal itu berbarengan masuk, sinyal bisa menghantar api, jadi ada percikan," kata Santo.

Pria yang sebelumnya bertanggung jawab mengelola Pertamina di SPBU Joglo, Jakarta Barat, ini menjelaskan bahwa potensi ledakan di pom bensin bisa lebih besar terlebih saat kita mengangkat telepon di area dekat dengan fuel pump.

"Memang sangat dilarang di SPBU penggunaan handphone karena banyak kejadian dimana ada telepon terus kita angkat. Di situ biasanya sinyalnya masuk, dan uap BBM itu masuk ke dalam mobil, ketika bersamaan masuknya, itu akan mengakibatkan percikan lalu meledak," ujarnya.

"Jadi saat mengisi bensin tidak boleh main handphone dan mengangkat telpon," lanjut dia.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Penjelasan

Sementara itu, Unit Manager Communication & CSR MOR III, Dian Hapsari Firasati, mengatakan ada beberapa penelitian yang dilakukan terkait pengaruh handphone sebagai sumber ledakan atau kebakaran di pom bensin.

"Dari beberapa jurnal penelitian, disebutkan bahwa handphone tidak tahan ledakan sehingga memungkinkan uap dari BBM yang mudah terbakar, dapat masuk ke dalam handphone, dimana di dalam HP terdapat aliran listrik yang cukup sebagai sumber percikan api," kata wanita yang akrab disapa Sari, melalui pesan singkatnya.

Alasan lain mengapa handphone dilarang ialah karena sinyal handphone yang tidak beraturan dan tidak bisa dikontrol karena ada di udara.

"Ini dapat memicu ion electron yang bisa menghasilkan percikan, sehingga timbul sumber panas. Ketiga, baterai pada HP mampu menimbulkan panas yang cukup untuk menginisiasi api," kata dia.

Namun, menurutnya, semua kondisi tersebut bisa terjadi apabila ada sumber panas, udara dan uap BBM memiliki komposisi pas sehingga timbul percikan api

3 dari 3 halaman

Infografis Ayo Jadikan 2022 Tahun Terakhir Indonesia dalam Masa Pandemi Covid-19