Sukses

Terjadi Gempa saat Berkendara, Jangan Panik dan Lakukan Hal Ini

Liputan6.com, Jakarta - Gempa dengan magnitudo 6,7 mengguncang Banteng, Jumat (14/1/2022). Gempa tersebut, terjadi pada pukul 16.05 WIB, dan dirasakan hingga seluruh wilayah Jabodetabek.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan, lokasi gempa pada koordinat 7.01 LS, 105.26 BT atau 52 km Barat Daya Sumur, Banten, dan tidak berpotensi tsunami.

Saat merasakan gempa, dan tubuh merasakan bergoyang, pastinya akan menimbulkan kepanikan. Terlebih, ketika sedang berkendara di jalan atau tengah menaiki kendaraan umum.

Dilansir laman resmi Nagoya International Center, ada tips aman yang bisa dilakukan oleh pengendara atau penumpang kendaraan umum saat terjadi gempa. Paling pertama, adalah jangan panik dan terusnya mengemudikan kendaraan dengan tenang.

Kemudian, tetap memegang kemudi dengan kuat, pelan-pelan, dan tarik ke sisi kiri jalan dengan hati-hati. Matikan mesin Anda dan biarkan pintu Anda tidak terkunci.

Pintu yang tak terkunci akan menjadi akses orang lain untuk menyelamatkan Anda di dalam mobil ketika terjadi keadaan darurat.

Tunggu di mobil Anda dan dengarkan radio untuk informasi darurat penting apa pun yang dapat membantu Anda.

Ketika getaran berkurang, simpan kunci Anda di kunci kontak dan tinggalkan mobil Anda dengan berjalan kaki sambil memperhatikan lingkungan Anda saat Anda mencari tempat berlindung yang sesuai.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Berada di dalam bus

Jika kita berada di dalam bus, hal pertama yang harus dilakukan penumpang ialah berpegang erat pada bar (besi pegangan yang berada di atas kepala/jendela) atau tali.

Bila tidak ada yang dapat dijangkau, menunduklah hingga dada menempel pada paha dalam posisi duduk. Ketika bus berhenti, ikuti instruksi pengemudi untuk keluar dari bus. Pada waktu ini, Anda harus tetap tenang.

Jika Anda panik, itu akan semakin menyulitkan dalam mengevakuasi diri sendiri dan orang lain. Hal ini juga bisa mengakibatkan jatuh atau mendorong seseorang secara tidak sengaja.

Sebagian besar bus memiliki pintu keluar darurat alternatif yang diberi label dengan jelas. Anda mungkin diminta untuk menggunakan salah satu dari jalan keluar ini dalam situasi gempa.

 

3 dari 3 halaman

Infografis Cara Cek Tiket & Jadwal Vaksinasi Booster Covid-19 Gratis